Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber Foto : Merdeka.com
Dream - Pernikahan seharusnya menjadi hari bahagia, tak hanya bagi pengantin, melainkan keluarga dan kerabat mempelai. Namun dalam pernikahan yang terjadi di Nusa Tenggara Barat, kebahagiaan itu berubah jadi keributan besar.
Dalam video berdurasi satu menit 41 detik yang viral di media sosial terlihat sebuah pernikahan yang ricuh. Padahal, saat itu tengah berlangsung prosesi sakral akad nikah oleh pengantin pria.
Jadilah proses akad nikah yang semula berlangsung lancar itu berubah keos. Kekisruhan itu diduga terjadi lantaran sang ayah mempelai wanita kecewa kepada calon menantunya tersebut.
Menurut merdeka.com, pernikahan sederhana itu dilangsungkan pada 14 Agustus 2021. Video peristiwa itu baru viral pada Sabtu pekan ini setelah diunggah akun Facebook Ansar Blur. Akad nikah tersebut disebut berlangsung di Oimbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima.
Dalam video itu terlihat penghulu yang mengenakan jas biru memimpin acara akad nikah. Kemudian giliran orangtua mempelai wanita membacakan istigfar dan syahadat.
Namun di penghujung bacaan sang calon mertua tiba-tiba menyebut nama hewan menggunakan bahasa daerah. Ayah pengantin wanita itu diduga emosi terhadap calon menantu di hadapannya.
Ucapan tersebut memicu reaksi keluarga mempelai pria. Dalam video itu pula terdengar suara seorang wanita dari jauh.
" Au wali si masalah na, hargai ja ku mada doho sebagai keluarga na ni, gak enak didengar masalah begini (apalagi si masalahnya ini. Hargai kami sebagai keluarganya. Tidak enak didengar masalah begini)," demikian celetuk suara wanita dalam video itu.
Mendengar celetukan itu, ayah pengantin wanita bertambah emosi. Dia bangkit dan menendang pengantin pria hingga terjengkang ke belakang.
Keluarga mempelai pria pun melaporkan mertuanga ke polisi. Kapolsek Rasanae Timur, IPTU Surato, mengatakan masih melakukan pemeriksaan tindak lanjut.
" Kasusnya sedang kita tangani dan saksi-saksi sudah juga sudah kita periksa," kata Kapolsek Rasanae Timur, IPTU Surato.
Menurut Suroto, ayah pengantin wanita itu diduga emosi karena mempelai pria terlambat datang ke lokasi akad nikah.
Acara yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WITA, ternyata pihak keluarga mempelai pria malah tiba di lokasi pukul 16.00 WITA.
" Empat kali ditunggu oleh KUA di tempat (akad nikah) yang disediakan, namun pengantin pria tak kunjung datang. Selain karena perbuatan pengantin pria. Keterlambatan pengantin pria juga memicu amarah sang mertua dan pihak keluarga," terangnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya