Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Kereta Cepat Di China, Bukan Penemuan 'China' (Foto: Shanghaiist)
Dream - China kerap membanggakan 'Empat Penemuan Besar'-nya yakni, kompas, bubuk mesiu, kertas, dan percetakan. Tetapi, saat ini, China mengklaim telah memiliki 'Empat Penemuan Besar Baru' yang dibanggakan.
'Empat Penemuan Besar Baru' tersebut yaitu kereta berkecepatan tinggi, e-commerce, pembayaran online, dan sepeda tandem tanpa rangka tengah.
Keempat temuan baru itu dimunculkan oleh kantor berita China, Xinhua. Laporan itu berdasarkan survei kepada mahasiswa asing di Universitas Studi Asing Beijing yang ditanyai mengenai " penemuan" China yang ingin mereka bawa kembali ke negara asal mereka.
Tetapi, menurut laporan Shanghaiist, satu-satunya masalah yang muncul, tidak ada satupun dari empat penemuan itu lahir di China.
Kereta cepat mulai dikembangkan di Jepang pada 1960-an. Sementara itu, sistem pembayaran online dikembangkan di Amerika Serikat pada 1990-an.
Satu-satunya dari keempat penemuan yang dapat diperdebatkan ialah sepeda tandem tanpa rangka.
Saat temuan ini dicuitkan oleh kantor berita CCTV, dengan cepat pemerintah China beraksi. Mereka menghapus cuitan tersebut.
Penghapusan itu karena pemerintah merasa dicemooh warganet. Para warganet memang menyebut tidak ada satupun penemuan di China, sebab Negara Tirai Bambu itu selalu menduplikat temuan negara lain.
" Bagi saya, tampaknya media negara China menunjukkan kepada seluruh dunia ketidaktahuan pemerintah tentang hak kekayaan intelektual," komentar salah seorang pengguna Weibo.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam