Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hassan Salem Al-Mansouri Dan Khaled Bin Salman
Dream - Uni Emirat Arab menerjunkan pilot perempuan, Mariam Hassan Salem al-Mansouri, dalam serangan udara ke basis militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) awal pekan ini. Keikutsertaan pilot perempuan pertama di Angkatan Udara UEA itu telah dikonfirmasi oleh Duta Besar mereka untuk Amerika Serikat, Yousef al-Otaiba.
Laman Al Arabiya, Kamis 25 September 2014, memberitakan, peranan Mariam dalam serangan yang dilakukan koalisi negara-negara Arab dan Barat itu telah banyak dibicarakan. Namun pejabat UEA belum memberikan keterangan resmi atas peranan Mariam tersebut.
Usia Mayor Mariam relatif masih muda, baru 35 tahun. Namun dia sudah lihai mengoperasikan jet tempur F-16 Falcon, pesawat tempur bermesin tunggal. Hebatnya lagi, dia adalah komandan skuadron.
Mariam mulai bergabung dengan Angkatan Udara UEA tujuh tahun silam. Sejak kecil dia memang sudah berangan-angan menerbangkan jet tempur. Keluarganya memberi dukungan penuh, dan akhirnya cita-cita itu terwujud.
Selama karier, Mariam telah ambil bagian dalam sejumlah operasi udara, termasuk dengan pilot-pilot dari negara sahabat. Manuver-manuver Mariam sudah tak diragukan lagi.
Karena prestasinya, Wakil Presiden UEA sekaligus peemimpin Dubai, Sheikh Mohamed bin Rashed al-Maktoum, menganugerahi Mariam dengan tanda kehormatan Mohammad Bin Rashid Excellence Award. Sebuah penghargaan untuk orang-orang berprestasi di UEA.
Selain pilot, Mariam juga merupakan lulusan sastra Ingris di Universitas UEA. Untuk lebih mengembangkan kemampuannya, dia juga bergabung dengan Khalifa Aviation College. [Baca juga: Muslimah Berhijab Pertama Pilot Jet Tempur F-16]
Pangeran Saudi

Khaled bin Salman. Sumber: Al Arabiya
Sementara, Arab Saudi telah merilis foto pilot yang disebut juga turut dalam serangan udara ke basis ISIS di Suriah. Salah satu pilot yang dikerahkan adalah anak putra mahkota Pangeran Salman bin Abdul Aziz, Khaled bin Salman.
Dalam foto itu, Khaled yang berseragam hijau terlihat di atas jet tempur dengan senyum yang merekah. " Anak saya, pilot, memenuhi tugasnya terhadap agama, tanah air mereka, dan raja mereka," kata Salman bin Abdul Aziz.
Sejumlah negara Arab turut serta dalam operasi penyerbuan basis militan ISIS ini yang dipimpin oleh Amerika Serikat ini. ANtara lain Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Yordania. Bahkan Negeri Paman Sam menyebut Qatar juga ikut serta dalam serangan udara tersebut. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya