Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Eni Sulastri Peserta Dream Girls 2015 Asal Malang
Dream - Ditinggal seorang ayah di usia satu tahun rasanya menyedihkan. Sehingga ibu memutuskan untuk menitipkanku kepda nenek.
Eni merasa sedih karena ia tidak bisa melanjutkan sekolah menengah pertama dan menengah atas. Namun keajaiban datang ketika pamanya hadir membantu, bagaimana jalan ceritanya? Simak kisah inspiratif Eni peserta Dream Girls 2015 asal Malang. Bila kalian suka, berikan vote untuk Eni DI SINI
Aku adalah seorang anak petani. Aku menjadi anak tunggal yang sangat bahagia karena mempunyai ayah dan ibu yang selalu menyayangiku, namun hal itu berakhir saat Ayah meninggal ketika aku masih berumur 1 tahun. Dan akhirnya ibu memutuskan menitipkan ku pada nenek dan kakek. Ibuku rela menjadi seorang perantau demi membiayai hidupku. Satu tahun berlalu ibuku menikah lagi dengan orang yang sangat baik, kami hidup sederhana menjadi seorang petani. Aku senang mempunyai kedua orang tua yang sangat menyayangiku.
Umurku sudah cukup untuk dapat memulai pendidikan pertamaku, aku langsung dimasukkan SD, dan Aku sudah mulai harus melanjutkan ke smp sampai sma. Ternyata keluarga tidak mampu melanjutkan hingga SMP maupun SMA. Aku bingung padahal keinginanku sangat besar untuk melanjutkan sekolah. Aku cerita pada pamanku saudara dari ayah kandungku. Aku bilang paman enis tidak lanjut sekolah, enis mau kerja bisakah paman membantuku. Pamanku marah dan memberitahukan ke orang tuaku, akhirnya paman berdiskusi lama dengan orangtuaku dan bilang bahwa dia akan membantu mewujudkan impianku. Aku tidak mau karena takut hutang budi dan tak dapat membalas kebaikannya. Hingga pamanku bilang kamu hanya boleh sekolah dan tidak perlu memikirkan hutang budi karna paman juga bertanggung jawab atas impianmu. Ayahmu adalah orang yang sangat baik, kebaikannya tidak akan pernah di lupakan oleh banyak orang termasuk paman, paman hanya bisa membantumenggapai impianmu dan ini adalah rezeki yang diberikan Allah untukmu karena paman hanya menjadi perantara atas rezekimu. Sekarang aku sudah kuliah bahkan aku telah melalui sidang akhir skripsi. Kini aku menjadi sarjana muda yang dapat berguna bagi bangsa dan keluarga. Aku sudah mulai sambil kerja semenjak masih berkuliah, sehingga dari hasilku yang tidak banyak aku bisa memberikan itu untuk nenek dan ibuku. Aku sangat senang telah bisa memberikan gajiku yang pas – pasan untuk mereka. Pamanku selalu bilang padaku selalu berbuaat baiklah agar hatimu menjadi terpancar karena kebaikanmu terutama pada orang tua.
Aku sangat menyayangimu ayah, ibu, nenek, kakek dan pamanku serta seluruh keluargaku. Aku yakin janji Allah pada umatnya bahwa Allah akan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka – sangka dan pertolongan Allah itu pasti datang bagi hambanya yang selalu berusaha dan tidak kenal putus asa.
(iSM)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya