Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Farah Alfiani Ansor
Dream - Diantara semua saudara perempuannya, Farah Alfiani Ansor salah satu peserta Dream Girls 2015 asal Jakarta, awalnya perempuan yang tidak memakai hijab. Namun pada akhirnya ia memutuskan untuk berhijab, selama berhijab godaan pun datang menghadang.
Bagaimana Farah menyikapinya? simak kisah inspiratif dari Farah. Bila Anda suka silahkan beri suara untuk Farah. DI SINI
Aku kelahiran 22 Mei 1994, awal mula aku berhijab karena dapat teguran dari berbagai pihak, termasuk orang terdekatku bahkan keluarga. Semua perempuan dari keluargaku berhijab kecuali aku. Awalnya sih biasa aja dan tidak ada rasa canggung, tapi saat lebaran dan keluarga besar aku berkumpul aku merasa salah kostum, karena cuma aku saja yang tidak berhijab. Dan di lingkungan tempat kerja aku pun rata-rata berhijab juga.
Pada Akhirnya aku memutuskan untuk memakai hijab. Melihat penampilanku yang berubah, mungkin ada saja lah ya godaan dengan cibiran-cibiran orang yang tidak suka dengan penampilanku yang mulai memakai hijab, dengan berkata " udah taubat lo?" , terus lagi " lo hijab? Paling juga nanti dibuka lagi" , sampai ada yang bilang " udah dapat hidayah far? nanti dicopot lagi hidayahnya" .
Ya banyak lah cibiran yang Sempat bikin aku mengurungkan niat untuk berjilbab dengan omongan pedas dari orang-orang tersebut. Tapi aku mendapat dorongan dan semangat dari keluarga, sahabat, teman dekat dan kekasihku yang mendukung perubahanku dengan memutuskan memakai hijab.
Ya mereka bilang itu hanya cobaan saja biar niat baikku memudar lagi, nah dari situ lah aku mulai membulatkan tekat untuk berhijab. aku berhijab memang belum lama ini, sekitar baru sebulan belakangan ini dan insya allah sampai seterus. Amin.
Jadi intinya, " Jangan pernah mendengarkan atau menanggapi komentar negatif atas perubahan baik kita, jadikan itu motivasi dalam diri supaya mereka itu tau kalau kita itu tidak seperti apa yang mereka pikiran.'' sekilas pengalaman dari aku, baik dan buruknya aku minta maaf. baiknya diambil dan jangan di ambil buruknya.
(Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya