Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Hebat! Rancangan Busana Mahasiswa Indonesia Juara di ASEAN

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 6 November 2014 17:02
Hebat! Rancangan Busana Mahasiswa Indonesia Juara di ASEAN
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas dan keahlian pekerja Indonesia cukup unggul dibanding negara ASEAN lainnya.

Dream - Satu lagi anak bangsa sukses menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Adalah Dewinta Megarani, mahasiswa Pendidikan Teknik Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Dia berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia dalam ajang Asean Skill Competition (ASC) X bidang Fashion Technology di National Convention Center, Hanoi, Vietnam, belum lama ini.

 Dewinta, mahasiswa angkatan 2012 ini menceritakan, dirinya diminta membuat busana tradisional Vietnam, Ao Dai dalam kompetisi.

" Kami mengerjakan busana mulai dari desain, pola, dekorasi hingga menjadi busana siap pakai untuk tiap model yang telah disiapkan," cerita Dewinta.

Waktu yang diberikan hanya tiga hari dengan total pengerjaan 19 jam. " Kami mengerjakan busana tersebut dari pagi hingga sore," tutur mahasiswa kelahiran Pati ini.

Dewinta menerangkan keunggulan karyanya dibandingkan dengan peserta lain, terletak pada dekorasinya yakni motif bulu di bagian pinggang dan manik-manik pada dada.  " Saya memanipulasi bahan yang telah disediakan di mystery box, hingga menyerupai seperti bulu," ujarnya.

Cara memanipulasinya dengan cara menumpuk bahan hingga lapis empat kemudian dijahit serong lalu dipotong sesuai dengan arah serong jahitan. Kemudian, kain disikat dengan sikat gigi sampai menyerupai bulu-bulu.

" Para kompetitor lainnya sampai terheran-heran karena mereka pikir saya benar-benar menggunakan bahan bulu-bulu pada busana saya."  Dewan juri juga memberikan pujian terkait fitting baju yang bagus di model.

ASC merupakan kompetisi sekaligus arena unjuk kebolehan, terhadap penguasaan kompetensi keterampilan kerja berbagai bidang kejuruan oleh para tenaga kerja muda (maksimal 22 tahun).

Ajang kompetisi yang mempertandingkan 25 kejuruan diikuti 283 kompetitor yang berasal negara-negara anggota ASEAN. Adapun peserta asal Indonesia dalam kompetisi tersebut berjumlah 44 peserta.

Setelah menyandang predikat juara ASEAN di bidang Fashion Technology, Dewinta berencana mengikuti seleksi pada ajang yang lebih tinggi yakni World Skill Competition yang akan diselenggarakan di Brazil pada 2015.

(Ism, Sumber: UNY.ac.id)

Beri Komentar