Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Acara Yudisium
Dream - Doa jadi pelengkap usaha dan kerja keras untuk memuluskan jalan seseorang menuju keberhasilan. Apalagi jika doa terucap dari orangtua yang selalu mendambakan keberhasilan kita tanpa pamrih.
Hal itu yang dirasakan Azizah Dianingtyas. Mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Azizah dinobatkan sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yakni 3,84 dalam wisuda periode Juli 2014.
Kata Azizah, keberhasilan itu tidak terlepas dari doa sang bunda, Sri Juhariyah. " Ibu selalu mendoakan saya setiap saat. Dia juga berpuasa sunnah setiap saya menempuh ujian," kata mahasiswa yang biasa disapa Tyas ini dikutip dari laman UNY.ac.id, Jumat 25 Juni 2014.
Lajang kelahiran Bantul 22 tahun lalu ini juga tak ketinggalan berikhtiar. " Saya juga rutin belajar setelah Isya meski sedikit dan akhir-akhir ini saya tambah ibadah salat tahajud dan berpuasa Daud," katanya.

Tyas yang juga alumni SMAN 1 Bantul ini tidak hanya berprestasi dalam hal akademik. Semasa kuliah, dia tetap mengembangkan kemampuan softskill-nya dengan menjadi pengurus di Himpunan Mahasiswa (HIMA) Manajemen, Koperasi Mahasiswa (KOPMA) dan UKM Bahasa Asing SAFEL (Student Activity of Foreign Languages).
Berbeda dengan kedua orang tuanya yang berprofesi guru, Tyas, yang ketika masuk UNY mendaftar melalui jalur undangan ini, mengatakan lebih ingin berkarir di bidang industri. " Saya ingin mencoba berkarir di perusahaan," ungkapnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya