Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Islam senantiasa menempatkan perempuan dalam posisi tertingginya. Derajat kaum hawa tak kalah mulia di hadapan Allah SWT.
Dengan kelebihannya, perempuan bisa menjadi apapun tanpa melupakan kodratnya. Semua bisa berjalan seiring. Termasuk menjadi seorang guru bagi ulama besar.
Hal ini dibuktikan oleh Sayyidah Nafisah. Dikutip laman nu.or.id, beliau adalah cicit Nabi Muhammad SAW yang menjadi ilmuwan terkemuka di masanya. Keilmuan yang dimilikinya membuat seorang ulama ternama, Imam Syafii, tak ragu berguru padanya.
Kehidupan Sayyidah Nafisah sejak kecil tak lepas dari napas religius. Beliau sudah hafal Al-Qur’an dan setiap selesai membaca Kalam Allah, senantiasa memanjatkan doa, “ Ya Allah, mudahkanlah aku untuk berziarah ke makam Nabi Ibrahim”.
Keinginan Sayyidah Nafsiah bisa dipahami karena Nabi Ibrahim adalah bapak moneteisme sejati, sekalligus bapak Nabi Muhammad lewat jalur Nabi Ismail yang notabene keturunan Nabi Ibrahim. Sedangkan Sayyidah Nafisah sendiri adalah keturunan dari Nabi Muhammad.
Di usia 44 tahun, Sayyidah Nafsiah berkunjung ke Kairo pada 26 Ramadhan 193 Hijriah. Kabar kedatangannya telah menyebar luas sehingga gelombang tamu hilir mudik menemuinya. Dari mulai berkonsultasi, meminta doa ataupun mendengar nasihat dan ilmu darinya.
Merasa kehidupannya tersita untuk melayani umat, Sayyidah Nafsiah memutuskan untuk meninggalkan Kairo dan kembali ke Madinah. Ke kota dimana makam kakeknya, Muhammad SAW disemayamkan.
Namun keinginan itu membuat penduduk Kairo bersedih. Mereka memelas agar beliau membatalkan niatnya. Bahkan gubernur Kairo sampai turun tangan memintanya untuk mengurungkan rencana itu.
Terkait Imam Syafii yang disebutkan berguru kepadanya, sebuah kisah menceritakan jika al-Syafi'i pernah mampir ke rumah Sayyidah Nafsiah setiap kali akan berangkat mengajar di masjidnya di Fusfat. Disebutkan, al-Syafi'i adalah ulama yang sering bersama Sayyidah Nafsiah dan mengaji kepadanya.
Baca kisah selangkapnya di sini
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya