Kisah Nabi Sulaiman AS Bantu Lelaki Hindari Malaikat Izrail

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 23 Februari 2018 10:00
Kisah Nabi Sulaiman AS Bantu Lelaki Hindari Malaikat Izrail
Kisah ini menunjukkan kematian tidak bisa dihindari.

Dream - Kematian tidak dapat dihalau dengan apapun. Malaikat Izrail datang pada siapa saja yang sudah digariskan untuk mati. Tidak ada yang bisa kabur darinya. Bahkan orang yang begitu dekat dengan Allah SWT sekalipun.

Ada kisah penuh hikmat tentang kematian, yaitu ketika Nabi Sulaiman AS membantu seorang lelaki kabur dari Malaikat Izrail. Kisah ini tercantum dalam kitab Al Majallis As Saniyyah karya Syeikh Ahmad bin Syeikh Hijazi Al Fusyni.

Suatu hari, Malaikat Izrail datang ke Nabi Sulaiman AS. Malaikat Izrail tiba-tiba menajamkan pedangnya lalu mengarahkan kepada seorang pria di samping Nabi Sulaiman.

Tetapi, Izrail kemudian pergi. Pria yang ditunjuk Izrail bertanya kepada Nabi Sulaiman, " Wahai Nabi Allah, siapa dia?"

" Dia adalah malaikat maut," kata Nabi Sulaiman.

" Wahai Nabi Allah! Tadi aku melihat dia selalu melirik kepadaku. Aku menjadi sangat takut. Jangan-jangan dia hendak mencabut nyawaku. Selamatkan aku dari cengkeramannya," kata pria itu.

" Bagaimana caranya aku menyelamatkanmu?" tanya Nabi Sulaiman.

" Anda suruh saja angin untuk membawaku ke negeri Hindia. Mungkin saja dengan begitu dia akan kehilangan jejakku. Dan tidak akan bisa menemukanku," kata pria itu.

Nabi Sulaiman lalu memerintahkan angin untuk membawa pria itu ke tujuan dalam waktu sekejap saja. Angin pun segera melaksanakan perintah Nabi Sulaiman.

Sayangnya, setiba pria itu di tujuan, Malaikat Izrail mencabut nyawanya. Kemudian, Malaikat Izrail kembali menemui Nabi Sulaiman.

Melihat hal itu, Nabi Sulaiman bertanya kepada Malaikat Izrail, " Mengapa engkau tadi melirik kepada laki-laki itu dengan tatapan yang tajam?"

" Aku merasa sangat heran. Aku diperintahkan untuk mencabut nyawanya di Negeri Hindia. Namun keberadaannya saat itu sangat jauh dari negeri itu. Hingga akhirnya tiba-tiba ada angin yang membawanya sampai ke negeri itu. Lalu kucabut nyawanya di negeri itu pula, sesuai dengan apa yang telah ditakdirkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala," kata Malaikat Izrail.

Kisah ini menunjukkan kematian datang kapan saja kepada seseorang yang sudah ditetapkan. Meskipun berusaha menghindar, seorang manusia tetap akan mati.

Selengkapnya...

Beri Komentar