Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (http://movieretrospect.blogspot.com/)
Dream - Ini kisah kegigihan seorang tunanetra di Arab Saudi. Aboud Al-Aboud namanya. Meski tak bisa melihat, pemuda yang tinggal di kawasan Aflaj itu selalu pergi dan pulang dari sekolah sendirian.
Padahal jarak rumahnya dari sekolah cukup jauh. Sekitar 10 kilometer. Meski melalui jalanan yang ramai, Aboud selalu pergi dan pulang sendiri. Tanpa bantuan orang lain.
Menurut laman Arab News, Jumat 31 Oktober 2014, kali ini merupakan tahun terakhir bagi Aboud di bangku SMA. Dia mengatakan sangat berkomitmen atas pendidikannya. Dan berharap ingin memiliki pekerjaan yang layak di masa yang akan datang.
Aboud berangkat ke sekolah dengan naik kursi roda elektrik yang sudah reot. Dengan kendaraan itulah dia menelusuri jalanan dari rumah ke sekolah atau sebaliknya. Baik saat matahari yang panasnya menikam, maupun di waktu hujan badai yang melanda.

Menurut Aboud, dia terpaksa mengandalkan diri sendiri untuk sampai ke sekolah karena ayahnya sibuk bekerja untuk menafkahi keluarga. Dia menuturkan hanya berserah diri pada Tuhan sehingga bisa melakukan semua hal, dalam pendidikan, tanpa banyak merepotkan orang lain.
Al-Aboud mengatakan ia berterima kasih kepada direktur sekolah nya, Ahmad Al-Kheran, yang telah banyak membantu selama bertahun-tahun.
Sementara, Al-Kheran mengatakan, Aboud merupakan salah satu siswa terbaik sekolah. Saat ini banyak yang bersimpati kepada Aboud dan ongin memberinya mobil sehinga bisa berangkat dan pulang sekolah dengan diantar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya