Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala BNPT Komjen Pol Tito Karnavian (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Dream - Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Tito Karnavian resmi dilantik menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) baru menggantikan Jenderal Pol Badrodin Haiti yang habis masa jabatannya. Saat menjabat nanti, tugas besar sudah menunggu Tito.
Tito harus mulai bersiap menggelar pertemuan Sidang Interpol. Sidang besar kepolisian dunia ini akan dihelat di Nusa Dua, Bali, pada November 2016.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan sidang ini akan diikuti instansi kepolisian dari 190 negara.
" Indonesia akan menjadi tuan rumah dan akan dihadiri oleh 190 negara. Dilaksanakan pada minggu pertama bulan November 2016," kata Boy di Mabes Polri, Rabu, 13 Juni 2016.
Boy mengatakan sidang ini merupakan salah satu agenda besar yang akan dijalankan di bawah kepemimpinan Komjen Pol Tito Karnavian.
" Jadi ini agenda besar yang akan dilakukan oleh Kapolri baru," ucap dia.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai pelantikan langsung memberikan dua tugas utama kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Tito diperintahkan untuk menjaga persatuan dan kekompakan internal Polri, dan melakukan reformasi menyeluruh di tubuh Polri.
Menanggapi perintah tersebut, Tito optimis bisa membangun organisasi Polri, di semua level, baik di level pimpinan karena dirinya menyadari adanya budaya senior dan junior. Untuk meyakinkan, Tito mengau mendapat dukungan dari hampir semua perwira bintang dua ke atas yang hadir di Jakarta. Tak lupa dukungan dari perwita bintang 3 yang hadir dalam pelantikannya.
“ Saya kira banyak memberikan dukungan, sepanjang dalam rangka membangun Polri. Karena itu adalah komitmen kami bersama adalah untuk membangun Polri, Polrinya baik maka akan bermanfaat bagi perkembangan demokrasi dan sistem pemerintahan, termasuk menjadi negara dan bangsa yang kuat,” kata Tito mengutip laman Setkab.go.id.
Tito berjanji upaya reformasi kepolisian akan dilakukan dalam hubungannya dengan masalah kultur perilaku anggota yang lebih humanis dan perilaku non koruptif yang ditekan semaksimal mungkin. Upaya itu diakui Kapolri membutuhkan waktu karena akan berhubungan dengan kesejahteraan, arogansi kekuasaan, kewenangan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya