Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Banser (nu.or.id)
Bensin cukup sulit didapat di Brebes selama musim mudik. Hampir sebagian besar SPBU kehabisan bensin lantaran diserbu pemudik dan hanya tersedia di Cirebon.
Dream - Dibalik horor arus mudik tahun ini, terselip cerita indah tentang kasih sesama manusia. Tidak hanya para pemudik, pengalaman mudik juga dialami mereka yang dengan ikhlas memberi bantuan.
Kisah menggetarkan datang dari dua orang anggota Barisan Serbaguna (Banser) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Brebes, Aminudin dan Untung. Keduanya rela menempuh jarak 30 kilometer melewati perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat demi membantu pemudik membeli bensin.
Peristiwa itu terjadi beberapa hari sebelum lebaran. Kala itu, terdapat seorang pemudik yang akan menuju Yogyakarta, tetapi kehabisan bensin.
Sementara bensin cukup sulit didapat di Brebes. Hampir semua SPBU di Brebes kehabisan bensin lantaran diserbu pemudik.
Bensin mudah didapat di Desa Pabuaran yang masuk wilayah Cirebon. Sedangkan jarak antara Posko Mudik dengan lokasi bensin tersedia sangat jauh, bahkan setara dengan perjalanan lintas provinsi.
"Sahabat Aminudin dan Untung yang ditugasi membeli bensin berhasil menemukan bahan bakar itu di Desa Pabuaran, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat," ujar Koordinator Posko Mudik Banser Brebes Ahmad Fauzan Al Azizi, dikutip dari nu.or.id, Selasa, 12 Juli 2016.
Tak ada kelelahan maupun rasa kesal dari para anggota Banser. Mereka begitu ringan tangan membantu para pemudik yang tengah menghadapi kesulitan.
Selama mudik lebaran tahun ini, Banser Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes menurunkan 112 personil yang disebar di beberapa titik posko mudik. Mereka bertugas dengan dua shift, malam dan siang.
Sumber: nu.or.id