Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Asep Sunandar Menjadi Doodle Google Pada 3 September 2016.
Dream - Bagi pencinta kesenian wayang golek, nama Asep Sunandar tidak asing lagi. Laki-laki asal Pasundan ini memang menjadi salah satu tokok tersohor di dunia pewayangan Indonesia.
Seniman yang namanya juga dikenal sebagai Ki Asep Sunandar Sunarya ini juga menjadi pelawak yang sangat menghibur. Setiap orang yang melihat dan mendengar ceritanya pasti tertawa. Dengan membawakan tokoh si Cepot dalam dunia pewayangan, semua guyonan dari Kang Asep bisa menghibur, menyentil sekaligus menasehati.
Hari ini, tepat tanggal 3 September 2016, google Indonesia mengenang Asep Sunandar dengan menjadikan doodle di laman google.com.
Diketahui Asep Sunandar lahir pada 3 September 1955 silam di Bandung dari pasangan suami-istri Tjutjun Jubaedah dan Abeng Sunarya. Kang Asep merupakan anak ke-7 dari 13 bersaudara. Dan darah seni yang ia miliki rupanya berasal dari sang ayah yang juga dikenal sebagai Abah Sunarya yang merupakan seorang dalang andal dan cukup tersohor di masanya.
Ragam prestasi diraih oleh dalang asal Pasundan ini yakni, tahun 1978 menjadi juara Dalang Pinilih I tingkat Jawa Barat pada Binojakrama padalangan di Bandung.
Dari 1982 smpai tahun 1985 Asep Sunandar Sunarya menjalin kontrak rekaman dengan SP Record dan Wisnu Record. Kemudian di tahun 1985, ia dinobatkan sebagai Dalang Juara UMUM tingkat Jawa Barat pada Binojakrama Padalangan di Subang dan berhak memboyong Bokor Kencana sebagai lambang supremasi padalangan Sunda Jawa Barat.
Tahun 1986 Asep Sunandar Sunarya mendapat mandat dari pemerintah sebagai duta kesenian, untuk terbang ke Amerika Serikat.
Asep Sunandar Sunarya meninggal pada 31 Maret 2014 dikarenakan penyakit jantung yang dideritanya. Ia wafat pada saat perjalanan menuju rumah sakit Al-ihsan Bandung.
Selamat ulang tahun, Kang Asep, semoga engkau tenang di sana.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang