Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Tak banyak yang tahu kalau Yuni Shara merupakan 'ibu' dari puluhan anak-anak di Batu, Malang, Jawa Timur. Ia merupakan pemilik Taman Kanak-Kanak (TK) Cahaya Permata Abadi dan seringkali terlibat langsung mengajar anak-anak di sekolah tersebut.
Yuni bercerita di akun Instagramnya, TK tersebut awalnya merupakan tempat penitipan anak untuk kalangan menengah ke bawah yang kurang terawat. Para ibu yang bekerja biasa menitipkan anaknya di situ dengan biaya yang sangat terjangkau. Ada juga pendidikan anak usia dini (PAUD) sederhana.
Fasilitas di PAUD tersebut saat itu boleh dibilang sangat minim. Saat Yuni pulang kampung dan berjalan-jalan melihat PAUD tersebut, ia tertarik untuk mengambil alih. Fasilitas PAUD diperbaiki, para tenaga pengajarnya juga ditambah.
Kini, PAUD yang diambil alih Yuni sejak 2013 itu juga membuka kelas untuk TK A dan TK B. Untuk bisa bersekolah di sini, para orangtua juga tak perlu membayar mahal. Hanya Rp 2.500 untuk sekali datang.
Tentunya karena Yuni mensubsidi biaya operasional sekolah tersebut dan ingin anak-anak yang tak mampu bisa mendapat pendidikan yang layak. Terutama untuk anak-anak usia dini. TK berdiri di kawasan Batu yang udaranya dingin dan segar.
Latar gunung serta asrinya pepohonan di sekitar TK membuat suasananya jadi sangat ideal untuk anak-anak belajar. Lihat saja TK Cahaya Permata Abadi milik Yuni dalam galeri foto di atas.
Sumber: Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya