Dream - Kepribadian calon istri Nesyana Ayu Nabila membuat Ben Kasyafani yakin melangkah menuju pernikahan. Ben mangaku buah hatinya Siena Ameerah Kasyafani merasa nyaman saat berada dekat dengan calon istrinya itu.
" Ines orangnya lempeng, umur cukup jarak tapi bisa jadi orangtua. Aku lihat Ines, rasa tenang nyaman juga di Siena. Itu mungkin yang bikin yakin," kata Ben Kasyafani ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis 14 Juli 2016.
Ben mengaku, pertemuan pertamanya dengan Ines memang belum bisa memantapkan hatinya untuk menyunting perempuan berhijab itu. Bahkan Ben, sampai harus berkonsultasi dengan guru ngaji dan ulamanya.

" Langsung mantap, enggak juga. Ini juga lagi minta terus sama Allah, berdoa, yakinin lewat doa. Nanya sama ulama, guru ngaji, orangtua juga nganjurin doa terus," tuturnya.
Ben menambahkan di tengah proses perkenalalnyanya, ia sempat didera rasa galau. Tapi ia mengaku selalu meminta doa dan petunjuk dari Sang Maha Kuasa.

" Keraguan manusiawi banget, kita juga kalau sudah pacaran lama muncul keraguan. Wajar itu, diberikan kegalauan. Yang perlu kita yakinkan niatnya. Kalau yakin itu, enggak akan buat kita susah. Akan ada jalannya jika kendala itu datang," tutur mantan suami Marshanda ini.
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersamaan dengan Kopi, Bisa Ganggu Pencernaan

Bakteri dalam Kimchi Diduga Bisa Membantu Mengeluarkan Nanoplastik dari Tubuh

Bukan 2026, Negara-Negara Ini Masih Menggunakan Kalender dengan Tahun yang Berbeda

Sempurnakan Kriteria FCA, Hari Ini 92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar


Jarang Jalan Kaki Bisa Berdampak pada Tubuh, Ini 6 Perubahan yang Perlu Diwaspadai