Djarot Shalawatan Bersama Habaib Dan Ulama Se-DKI Jakarta Di Islamic Center Jakarta Utara (jakartaasoy.com)
Dream - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat resmi mengakhiri aktivitas kampanyenya dengan hadir pada Jakarta Bershalawat bersama habaib dan ulama. Acara yang merupakan shalawatan ini digelar di Jakarta Islamic Center, Jakarta Utara.
Djarot mengatakan dulu kawasan yang kini menjadi Islamic Center sangat terkenal. Tidak hanya di Indonesia, bahkan dunia.
" Dulu ini kawasan Kramat Tunggak," kata Djarot, dikutip dari jakartaasoy.com.
Dia mengaku bersyukur stigma buruk itu kini telah hilang. Ini ditandai dengan adanya Islamic Center yang berdiri megah di lahan bekas prostitusi.
" Islamic Center ini menyebarkan Islam rahmatan lil 'alamin, Islam yang terang benderang," ucap dia.
Sayangnya, masjid di Islamic Center tersebut belum memiliki nama. Dia berjanji akan segera memberikan nama pada masjid tersebut.
Dia mencontohkan seperti Masjid Raya Daan Mogot yang dinamai KH Hasyim Asy'ari. Pemilihan nama masjid yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada pagi tadi sarat akan makna.
" Diberi nama pendiri NU (Nahdlatul Ulama), KH Hasyim Asy'ari. Ini supaya tahu sejarahnya beliau dinamakan hadratus syeikh, artinya maha guru, artinya banyak ulama yang berguru pada beliau," ucap Djarot.
Lebih lanjut, Djarot berjanji akan membangun sebuah masjid besar di Jakarta Selatan. Rencananya, masjid tersebut nantinya akan dinamakan dengan KH Ahmad Dahlan.
" Kita lagi cari di Jakarta Selatan. Waktu itu diusulkan diberi nama KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah," ucap dia.
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9