(Sumber Foto: Merdeka.com)
Dream - Video penodongan serta penyanderaan seorang ibu dan anak di dalam angkot, oleh seorang pria sempat menghebohkan jagat dunia maya.
Kapolsek Duren Sawit, Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Polisi Yudho Huntoro mengatakan, kejadian itu terjadi pada hari Minggu, 9 April 2017 sekitar pukul 19.00 WIB di dalam angkot atau KWK T25 jurusan Rawamangun-Pulogadung, Jakarta Timur.
Pelaku diketahui bernama Hermawan (26) dan korban bernama Risma Oktaviani, yang pada saat itu tengah membawa anaknya yang masih bayi.
Pada saat itu, pelaku naik angkot dari Prapatan sekitar depan Kantor Perumnas III. Tiba-tiba, pelaku menodongkan senjata tajam kepada korban dan meminta handphone, kalung dan gelang yang dibawa korban.
" Ketika berada di traffic light Buaran Ibu Isnawati berteriak minta tolong," kata Yudho saya dikonfirmasi, Senin, 10 April 2017.
Yudho menuturkan, dalam waktu bersamaan teriakan tersebut didengar oleh anggota Satuan Lalu Lintas Jakarta Timur, Aiptu Sunaryanto.
Melihat ada polisi yang menghampiri, pelaku kemudian langsung mengarahkan senjata tajam yang dibawanya ke leher korban.
© Dream
Lebih lanjut, Yudho berujar, pada saat kejadian, saksi bernama Cikal dan sopir angkot serta beberapa saksi lainnya sempat berusaha melakukan negosiasi. Tapi, pelaku justru meminta para saksi untuk diam.
Setelah satu jam mencari celah, polisi akhirnya menembak lengan kanan korban dan langsung mengamankannya.
" (Negosiasi) tidak dihindarkan malah mengatakan agar saksi diam, jadi menunggu waktu lengahnya lalu menembak pelaku di lengan kanan korban," ujarnya.
© Dream
Terkait kondisi korban, dia mengalami luka sayatan di telapak tangannya. Karena dia berusaha memegang senjata tajam agar tidak mengenai lehernya. Sementara, kondisi bayinya tidak mengalami luka sedikitpun.
Ibu Risma mengalami luka sayatan di telapak tangan sebab tangan ibu korban memegang senjata pelaku. Mungkin dijahit telapak tangannya. Anaknya tidur saat itu," ungkap Yudho.
Saat ini, korban tengah menjalani perlawatan di Rumah Sakit Pondok Kopi, Jakarta Timru untuk menjalani perawatan.
" Korban masih syok. Pihak medis sudah tahu pasti psikisnya dipulihkan," ujar Yudho.
Sementara, akibat mengalami luka tembak, pelaku saat ini dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati Polri untuk menjalani perawatan.
Advertisement

Tak Peduli Laki-Laki atau Perempuan, Ini Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Bisa Memasak

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?

Budaya Ngopi di Indonesia Serta Sejarah Masuk Minuman Hitam Nan Nikmat Ini
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja