Foto Ini Bikin Hati Netizen Remuk Redam

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 23 September 2018 06:02
Foto Ini Bikin Hati Netizen Remuk Redam
Foto tersebut menyimpan kisah sangat sedih.

Dream - Foto tentang seorang anak menangis membuat hati netizen remuk redam. Si anak tampak terpukul kehilangan ayah yang sangat dicintainya.

Hanya dalam dua hari, foto ini sudah diakses begitu banyak netizen. Sebagian besar dari mereka turut bersedih atas kisah di foto itu.

Di foto itu, si anak terlihat menangis sambil menyentuh kepala jenazah sang ayah. Jenazah itu diketahui bernama Anil, 37 tahun.

Dikutip dari Boldsky, Anil mencari nafkah sebagai tukang pembersih saluran pembuatan di Delhi, India. Dia jatuh ke selokan Delhi Jal Board (DJB) sedalam 6 meter akibat tali pengikatnya putus.

Anil merupakan ayah dari tiga orang anak. Sepekan sebelum meninggal, Anil kehilangan anak bungsunya yang masih berusia 4 bulan akibat penyakit pnemunomia.

 

1 dari 3 halaman

Keluarga yang Sangat Miskin

Yang lebih menyedihkan, keluarga Anil tergolong tidak mampu. Mereka sampai tidak punya biaya untuk upacara peristirahatan terakhirnya.

Pun demikian dengan kerabat mereka, tidak ada satupun yang bisa membantu. Mereka juga berada dalam kondisi ekonomi yang sama dengan keluarga Anil.

Potret sedih itu diambil oleh seorang jurnalis, yang kemudian memajang di Twitter. Si pengunggah membubuhkan sedikit keterangan tentang foto anak 11 tahun yang menangisi jenazah ayahnya itu.

2 dari 3 halaman

Membuat Hati Netizen Bergetar

" Anak itu berjalan mendekati jenazah ayahnya di krematorium, memindahkan kain penutup wajah, memegang pipi dengan kedua tangannya, lalu berkata 'papa' dan mulai terisak," tulis si pengunggah.

" Pria itu adalah buruh miskin yang meninggal di selokan Delhi. Keluarganya bahkan tidak punya uang untuk mengkremasinya," lanjut di pengunggah.

Segera saja foto itu viral. Mengundang reaksi dari banyak netizen. Hari mereka tergerak memberikan donasi.

Dengan rahmat Tuhan, hanya dalam dua hari, terkumpul 5 juta rupee (setara Rp1 miliar). Uang itu langsung digunakan untuk prosesi upacara peristirahatan terakhir.

3 dari 3 halaman

Ini Ceritanya

(ism)

Beri Komentar