Jalani Isolasi Mandiri, Perhatikan 5 Hal Penting Ini

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 12 Oktober 2020 08:02
Jalani Isolasi Mandiri, Perhatikan 5 Hal Penting Ini
Pasien Covid-19 tanpa gejala dibolehkan menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dream - Para pasien yang dinyatakan positif Covid-19 diharuskan untuk menjalani isolasi. Tetapi, prosedur isolasi ditetapkan berdasarkan kriteria gejala yang muncul yaitu berat, sedang, ringan maupun tanpa gejala.

Bagi pasien bergejala ringan maupun tanpa gejala, dimungkinkan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah. Selama 14 hari, seorang pasien tidak boleh keluar ruangan isolasi di rumah.

Dokter Spesialis Paru-paru RS Siloam ASRI Jakarta, Maydie Esfandiari, mengatakan isolasi mandiri di rumah dibolehkan selama memiliki tempat. Jika tempatnya tak memungkinkan, kata Maydie, lebih baik ke rumah sakit atau hotel isolasi mandiri yang telah disiapkan pemerintah setempat.

" Diusahakan saat menjalani isolasi mandiri tidak melakukan kontak kepada siapapun," ujar Maydie.

Selain itu, pasien berusaha untuk menghindari sentuhan dengan keluarga. Ini agar tidak terjadi penularan di dalam rumah.

 

1 dari 5 halaman

5 Hal Penting

Maydie menekankan ada lima hal penting yang harus diperhatikan pasien Covid-19 OTG dalam menjalankan isolasi mandiri. Pertama, memantau suhu tubuh sebanyak dua kali sehari guna memastikan stabil. Jika suhu terus naik, maka segera periksakan ke rumah sakit terdekat.

Kedua, pasien harus berada di dalam kamar dan tidak keluar. Bagi anggota keluarga, harus menggunakan masker.

Ketiga, fasilitas kamar yang ditempati pasien diusahakan terdapat ventilasi. Ini agar sirkulasi udara berjalan normal.

Keempat, usahakan peralatan makan seperti piring, gelas, sendok, dan garpu untuk pasien Covid-19 terpisah dari anggota keluarga lainnya. Begitu juga dengan pakaian yang dikenakannya dipisahkan, serta direndam menggunakan air panas dan deterjen setelah dipakai.

Kelima, keluarga terdekat harus menjalani rapid test dan jika statusnya pekerja maka wajib segera menginformasikan ke kantornya. Sehingga dapat segera dilakukan tracing dan penyemprotan disinfektan di lingkungan tempat kerja, dikutip dari Covid19.go.id

 

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Jangan Sembunyikan Status Positif Covid-19, Penyintas Ungkap Alasannya

Dream - Pasien Covid-19 saat ini kerap dipandang negatif karena dianggap bisa menularkan virus pada orang banyak. Termasuk mereka yang sudah sembuh dari penyakit tersebut.

Stigma memang tak terhindarkan, tapi jangan sampai menyembunyikan. Justru sebaiknya kita jujur dengan keluarga dan orang sekitar kalau hasil pemeriksaan menunjukkan positif Covid-19.

Seperti pengalaman penyintas Covid-19, Albert Ade. Saat menerima hasil swab, Ade langsung mengabarkan keluarga dan rekan-rekan di kantornya.

" Pertama saya kabarin orang di rumah. Posisi saya saat itu sudah isolasi. Istri saya kabarin, ya udah kita saling kuatin. Kita bisa apa, pasrah aja, yang penting berpikir gimana caranya besok saya dirawat di mana," ungkap Ade dalam acara talkshow bersama Satgas Covid-19, Jumat 9 Oktober 2020.

Ade juga mengabarkan kondisinya pada tetangga dan lingkungan rumah melalui grup Whatsapp. Ia tak takut stigma negatif atau bakal dijauhi.

" Justru lebih baik orang lain tahu, akan lebih mudah tracingnya, ortangtua sata, teman kantor, dan mereka yang kontak erat. Sebenarnya, Covid ini lebih gampang kalau sistem tracing-nya benar. Gak apa dikasih tahu, kan bukan sesuatu yang aib," ujar Ade.

 

3 dari 5 halaman

Awalnya respons dari tetangga Ade memang jadi menjauhi keluarganya, tapi hal itu menurut Ade sangat wajar. Para pengurus RT di lingkungannnya juga cukup tanggap dengan melakukan disinfektan lingkungan.

" Ada juga warga yang ketakutan, wajar, lalu didisinfektan. Lagipula kita gak interaksi dua minggu belakangan, pulang kerja selalu malem, tapi karena rumahnya kan deket-deketan semua mungkin jadi takut," kata Ade.

Untuk mencegah penularan, baik dari lingkungan sekitar dan melindungi keluarga tersayang, pastikan selalu jalani protokol kesehatan dengan disiplin. Keluar rumah hanya jika mendesak.

Selalu pakai masker dan cuci tangan dengan sabun. Termasuk menjaga jarak jika berada di area publik atau bertemu dengan orang lain. Semuanya demi melindungi diri sendiri, dan orang lain.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

Kesalahan Memakai Masker Berpotensi Tertular Covid-19

Dream - Covid-19 merupakan penyakit menular yang dampaknya cukup parah. Bisa sampai menimbulkan kematian pada penderita berisiko.

Dokter Spesialis Paru-paru RS Siloam ASRI Jakarta, Maydie Esfandiari, menjelaskan proses virus corona bisa masuk ke dalam tubuh. Menurut dia, jika pasien terkonfirmasi Covid-19 tidak memakai masker kemudian batuk maka dapat mengeluarkan droplet.

Dari droplet tersebut timbul penularan. Caranya, droplet masuk ke tubuh orang lain lewat saluran pernapasan saat yang bersangkutan menghirup udara.

" Orang yang memakai masker secara tidak benar, di bawah hidung atau di dagu, dapat menyebabkan terjadi penularan," ujar Maydie.

 

5 dari 5 halaman

Cara Virus Masuk ke Tubuh

Selain itu, Maydie mengatakan penularan bisa terjadi dalam kasus lain. Seperti ketika droplet jatuh ke permukaan benda lalu disentuh atau dipegang tangan.

Kemudian orang yang menyentuh benda tersebut mengusap wajah tanpa cuci tangan terlebih dulu. Dengan begitu, virus dapat masuk ke dalam tubuh.

" Masuknya lewat mata dan hidung, lalu masuk ke paru-para melalui saluran pernafasan atas," kata Maydie.

Untuk itu, Maydie mengingatkan pentingnya memakai masker dengan benar. Supaya virus tidak dapat masuk ke dalam tubuh, dikutip dari Covid19.go.id

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar