Pemudik Pingsan (Foto: Radarbanyumas.id)
Dream - Warga Desa Kutasari, Kecamatan Kutasari, sempat dibuat geger saat seorang pemudik dari Bekasi menuju Purbalingga, mengalami kejang-kejang setelah diturunkan dari travel.
Dikutip dari Radarbanyumas.id, pemudik itu ditemukan di depan toko kelontong di Jalan Raya Dukuh Wiranaya Desa Kutasari, Kecamatan Kutasari, Minggu pagi 26 April 2020.
Mengetahui hal itu, warga tidak ada yang berani mendekat karena saat ini tengah ramai pemberitaan pasien Covid-19.
Warga kemudian menghubungi Polsek Kutasari. Anggota Polsek mendatangi lokasi bersama petugas medis dari Puskesmas Kutasari. Mereka menggunakan alat pengaman diri (APD) lengkap.
“ Penumpang dibawa ke RS Siaga Medika untuk mendapatkan perawatan,” kata Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafi Maulla melalui Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Willy Budiyanto.
Diketahui penumpang travel tersebut merupakan warga Desa Sumingkir, Kecamatan Kutasari. Saat ditemukan dia tergeletak di tepi jalan dan mengalami sesak nafas.
Polisi juga memeriksa dua sopir travel berinisial KH (43) dan MT, warga Desa Bojong, Kecamatan Mrebet. Sebelumnya beredar informasi penumpang yang sakit diturunkan paksa di tepi jalan.
Dijelaskan, sopir travel sebenarnya berinisiatif mengantar penumpang tersebut ke rumah. Namun warga menolak dan meminta penumpang tersebut diturunkan ke Puskesmas untuk diperiksa kesehatannya.
“ Namun penumpang memilih turun di tepi jalan. Saat turun sopir mengaku kondisi penumpang sehat. Dua sopir masih dimintai keterangan terkait kondisi penumpang tersebut,” tutur dia.
Menurut informasi, penumpang tersebut memiliki riwayat penyakit ginjal. Jika kambuh kadang kejang dan mengalami sesak nafas.
Saat ini penumpang tersebut sudah berada di RS Siaga Medika Purbalingga, dan sedang dites darahnya untuk mengetahui terpapar Covid-19 atau tidak.
Advertisement
Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia
