Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto
Dream - Kasus pasien baru terinfeksi virus corona di Indonesia masih belum berakhir. Data terkini hingga Senin, 27 April 2020 pukul 12 siang mencatat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah menembus angka 9 ribu kasus.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto melaporkan kasus positif Covid-19 yang ditemukan mencapai 9.096 orang. Angka ini didasarkan hasil pemeriksaan real time PCR.
" Kemudian yang sudah sembuh 1.151 orang, sedangkan yang meninggal ada 765 orang," ujar Yurianto di Jakarta, Senin 27 April 2020.
Yurianto mengatakan ada penambahan kasus antara Minggu, 26 April pukul 12.00 WIB hingga hari ini jam yang sama. Rinciannya, kasus positif bertambah 214 orang, kasus sembuh bertambah 44 orang dan kasus meninggal naik 22 orang.
Sedangkan akumulasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini mencapai 210.199 orang. Kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini dalam perawatan sebanyak 19.987 orang.
Terkait dengan data kematian, Yurianto mengatakan kasus terjadi pada pasien dalam kelompok usia 60 tahun. Juga pada usia 41 sampai 60 tahun.
" Ada beberapa di atas 61 tahun ke arah 80 tahun," kata dia.
Kematian yang terjadi kebanyakan disebabkan faktor komorbid atau pemicu berupa sakit keras. Kasus terbanyak dipicu sakit hipertensi, disusul diabet, jantung, penyakit paru baik asma maupun obstruksi menahun seperti bronkitis kronis.
" Inilah yang menjadi komorbid dan menyebabkan angka kematian cukup tinggi," kata dia.
Dream - Pembaruan data seputar kasus Covid-19 di Indonesia kembali diumumkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. Pada hari ini, Minggu 26 April 2020, jumlah orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19 masih terus bertambah.
Menurut Yurianto, ada penambahan 275 orang yang sudah terkonfirmasi positif Corona Covid-19 di Indonesia. " Dengan demikian total jumlah positif saat ini adalah 8.882 orang ," ujar Yurianto melalui konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Minggu, 26 April 2020.
Sedangkan untuk jumlah pasien yang berhasil sembuh dari Corona Covid-19 pada hari ini bertambah 65 orang. Sehingga total akumulatifnya 1.107 pasien sembuh dan negatif dari virus Corona Covid-19.
Sementara itu, penambahan pasien meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona Covid-19 pada hari ini sebanyak 23 orang. Dengan begitu, total akumulatif keseluruhan pasien meninggal dunia karena Corona Covid-19 sampai dengan hari ini ada 743 orang.
Data update pasien Corona Covid-19 ini tercatat sejak Sabtu 25 April 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.
Laporan Devira Prastiwi/ Sumber: Liputan6.com
Dream - Jumlah pasien sembuh dari infeksi Covid-19 terus bertambah. Hingga hari ini, Sabtu 25 April pasien sembuh bertambah 40 orang menjadi 1.042 orang.
" Akumulasi sembuhh bertambah 40 sehingga akumulasinya menjadi 1.042 orang," tutur Achmad Yurianto, juru bicara penanggulangan Covid-19, dilansir dari Liputan6.com.
Meski begitu, jumlah angka pasien yang positif corona juga mengalami peningkatan. Jumlahnya naik menjadi 720 orang hingga mencapai 8.607 pasien.
Sedangkan untuk kasus meninggal yang tercatat hari ini sebanyak 31 orang. Jumlah itu juga menurun dari sebelumnya, yaitu 42 orang menjadi 31 orang. Sehingga total pasien meninggal saat ini
" Kasus meninggal dunia sebanyak 31 orang, sehingga total sebanyak 720 orang," tuturnya.
Data sebelumnya pada Jumat 24 April 2020 menunjukkan pasien positif mencapai 8.211 orang. Namun jumlah yang berhasil melawan Covid-19 juga naik 42 orang.
" (Sehingga total) pasien Covid-19 yang sudah sembuh mencapai 1.002 orang," kata Yurianto, Jumat pekan lalu.
Dream - Ketidakjujuran pasien bisa menjadi petaka bagi para tenaga medis yang menangani virus corona. Mereka tertular virus corona tanpa tahu dari mana asalnya.
Dilaporkan sebanyak 11 dokter di Kota Bekasi, Jawa Barat, tertular Covid-19 dari pasien yang tidak mau jujur dengan kondisi kesehatannya. Empat di antaranya sudah dibolehkan pulang usai menjalani perawatan intensif. Sedangkan enam lainnya menjalani isolasi mandiri karena tidak menunjukkan gejala.
" 11 itu positif hasil swab. Pasiennya itu tidak menyampaikan sama dokter yang memeriksa, bahwa dia ada kontak dengan yang positif dirawat," kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Bekasi, Komaruddin Askar, dikutip dari Liputan6.com.
Kamaruddin mengatakan 11 dokter yang terpapar terdiri dari dokter umum dan spesialis. " Jadi ada ketidakjujuran pasien di sini ke dokter yang memeriksa," ujar dia.
Atas kejadian ini, Komaruddin mengimbau kepada para dokter dan tenaga medis lainnya agar bekerja secara profesional. Dengan selalu mengenakan APD lengkap, terutama saat bersentuhan dengan pasien.
" Artinya sesuai tingkat di mana dia kerja, harus pakai APD. Entah bekerja di poli, UGD atau di ruang isolasi, tetap pakai APD, baik level 2, 3 atau 1. Dan jangan terlalu sering kontak dengan pasien," imbuh Komaruddin.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Bam Sinulingga)
Dream - Tak henti-hentinya mereka yang berada di garis depan menghadapi wabah virus corona, penyebab Covid-19, selalu mengingatkan pentingnya social distancing dengan cara tinggal di rumah saja.
Salah satunya yang diceritakan oleh dokter Nieza Femini yang setiap hari bertugas melakukan tes swab terhadap para pasien Covid-19 di IGD RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Melalui postingan di Instagram @niezafemini, dokter Nieza mengawali dengan bercerita bahwa dia telah tiga kali ganti Alat Pelindung Diri (APD) pada hari itu, 31 Maret 2020.
" Muter-muter (ambil) swab pasien-pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan) IGD RSCM di beberapa tempat supaya gak menularkan dari 1 tempat ke tempat lainnya," tulisnya.
Menurut doker Nieza, mengenakan APD rasanya sangat panas. Tubuhnya berkeringat hingga sekujur badan.
" Napas susah, jarak pandang minim. Gak bisa minum, gak bisa ke toilet," tambahnya.
Dalam kondisi yang seperti itu, dia masih harus konsentrasi supaya tidak salah saat mengambil swab.
" Harus sabar ngadepin pasien yang tiap mau dicoba swab langsung mau muntah," tulis dokter Nieza.
Advertisement
Hari Ozon Sedunia, Ketahui Fakta Penting Lapisan Pelindung Bumi

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia
