Keteguhan Bocah di Atas Kursi Roda Menjadi Hafiz Ini Menginspirasi Santri

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 18 September 2020 07:00
Keteguhan Bocah di Atas Kursi Roda Menjadi Hafiz Ini Menginspirasi Santri
Ingin pandai menghafal Al Quran, menjadi bentuk hadiah yang Imam akan berikan bagi kedua orang tuanya.

Dream - Kelumpuh yang memaksa aktivitas harus dilakukan menggunakan kursi roda bukan sebuah halangan bagi Imam Sauja. Bocah ini adalah santri baru di Rumah Tahfidz Nurul Yaqin At-Tanwir, Montong Tangar Desa Batu Kumbung, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Imam merupakan anak dari pasangan Mariadi dan Mariyanti. Ayahnya hanya seorang buruh. Menggantung kehidupan dari menggembala kerbau dan sesekali menjual rumput.

Memahami kondisi ekonomi kedua orang tuanya, Imam sudah terbiasa hidup sederhana. Bahkan, untuk membeli kursi roda saja kedua orang tuanya mengalami kesulitan.

Koordinator Daerah Rumah Tahfidz wilayah Lombok, Ustadz Hirmayadi Saputra mengatakan, ketika diantar ke Rumah Tahfidz Nurul Yaqin At-Tanwir, Imam hanya bisa digendong kesana-kemari.

" Dia hanya bisa duduk, jadi dianterin pakai motor saja," terang Ustadz Hirmayadi.

1 dari 3 halaman

Imam Sauji

Beruntungnya Imam didekatkan dengan orang-orang baik. Ketika sudah masuk ke Rumah Tahfidz Nurul Yaqin At-Tanwir, Ustadz Hirmayadi dan asatidz lainnya memberikan bantuan berupa kursi roda guna membantu Imam berkativitas.

" Itu korsi rodanya alhamdulillah kita yang usahakan, karena orang tua tak mampu belikan," jelas Ustadz Hirmayadi.

 

2 dari 3 halaman

Ingin Belajar Al Quran Atas Kemauan Sendiri

Menurut Ustadz Hirmayadi, Imam datang dengan kepercayaan diri yang kuat untuk menghafal Qur'an. Meski bertemu dengan teman-teman barunya, ia tidak terlihat minder dengan kondisinya saat ini.

Terlebih untuk menghafal Qur'an, Imam mengaku ingin membahagiakan kedua orang tuanya melalui hafalan Al-Qur'an.

Menurut Imam, hanya itu yang ia bisa lakukan dengan keterbatasannya tersebut. Keingan tersebut yang membuat Ustadz Hirmayadi kagum padanya.

" Dan semangatnya menghafal Qur'an membuat saya terharu, mohon doa semoga ananda Imam terus semangat dan istiqomah," ujar Ustadz Hirmayadi.

3 dari 3 halaman

Menginspirasi Santri Lain

Dengan tekad dan keinginan yang mulia tersebut, Imam seperti memberikan inspirasi bagi santri-santri Rumah Tahfidz Nurul Yaqin At-Tanwir.

Menurut Ustadz Hirmayadi, santri lainnya pun terharu sekaligus bahagia melihat kawan barunya yang begitu semangat dalam menghafal Qur'an meski memiliki keterbatasan.

" Santri yang lain terharu, bahagia, menjadi motivator, bahkan santri yang lain bergantian menggendong untuk sholat ke masjid, karena ke masjid berjarak sekitaran 50 meter dari rumah tahfidz," imbuhnya.

Beri Komentar