Menag Lukman Hakim Saifuddin Memimpin Rapat Alokasi Kuota Tambahan Haji (Kemenag.go.id)
Dream - Kementerian Agama mendistribusikan 10 ribu kuota haji tambahan secara proporsial ke seluruh provinsi. Kuota ini diprioritaskan kepada calon jemaah haji yang masuk kategori lansia.
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, pun meminta setiap Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag untuk proaktif. Sehingga para jemaah lansia dapat segera diberangkatkan.
" Jemaah lansia harus menjadi prioritas penambahan kuota haji tahun ini. Saya minta Kanwil dan Kankemenag proaktif 'menjemput bola', khususnya memberitahu kepada jemaah haji lansia yang mayoritas berada di daerah pedalaman dan terpencil di Indonesia," ujar Lukman, dikutip dari Kemenag.go.id.
Menurut Lukman, alokasi kuota tambahan didasarkan pada lama masa tunggu keberangkatan di tiap provinsi. Saat ini, masa tunggu terlama dialami calon jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan yang mencapai 30 tahun.
Penambahan kuota haji, tambah Lukman, berdampak pada konfigurasi pengkloteran. Ini karena penambahan terjadi di masa-masa akhir persiapan.
Sehingga, Kemenag harus membuat persiapan kloter secara lebih maksimal. Selain itu, pengaturan sistem zonasi mengalami perubahan agar distribusi layanan haji dapat terbagi secara merata.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global