Lakukan 2 Hal Ini Agar Aurat Tidak Dilihat Jin

Reporter : Puri Yuanita
Kamis, 13 Juli 2017 14:29
Lakukan 2 Hal Ini Agar Aurat Tidak Dilihat Jin
Jin bisa melihat kita, sementara kita tidak bisa melihat keberadaannya. Bahkan mengenai hal ini, Allah SWT sudah menegaskan dalam Alquran.

Dream - Meski tidak bisa melihatnya, Anda pasti yakin dengan keberadaan jin dan golongannya, bukan? Tahukah Anda jika jin bisa melihat setiap gerak-gerik kita, bahkan meski kita bersembunyi di suatu tempat yang tertutup sekalipun. Itu artinya, jin bisa melihat seluruh tubuh atau aurat kita.

Benar sekali, jin bisa melihat kita, sementara kita tidak bisa melihat keberadaannya --kecuali orang-orang tertentu yang diizinkan Allah. Bahkan mengenai hal ini, Allah SWT sudah menegaskan dalam Alquran, yang artinya:

" Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga; ia menanggalkan pakaiannya dari keduanya untuk memperlihatkan–kepada keduanya–auratnya. Sesungguhnya, iblis dan golongannya bisa melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka." (Qs. Al-A'raf: 27)

Penjelasan dari ayat di atas harusnya membuat kita lebih berhati-hati lagi. Bagaimana tidak, jin bisa melihat kita dalam semua keadaan, bahkan ketika kita dalam kondisi tidak berpakaian sekalipun.

Bagaimana jika ada jin yang bersyahwat dengan kita? Tidak perlu cemas, karena dengan trik tertentu, kita bisa menangkal penglihatan jin. Ingin tahu caranya?

Rasulullah SAW sudah mengajarkan jurus ampuh yang mampu menyelamatkan kita dari bahaya jin dan golongannya yang ada di sekitar kita. Adapun caranya adalah:

1. Membaca basmalah ketika membuka pakaian

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis, yang artinya:

" Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, Tabir antara pandangan mata jin dengan aurat bani adam (manusia) adalah apabila seseorang melepas pakaiannya, dia membaca: bismillah." (HR. Ibnu Adi, at-Thabrani dalam Mu'jam al-Ausath–al-Mathalib al-Aliyah, al-Hafidz Ibnu Hajar, no. 37).

Ulasan selengkapnya baca di sini.   

Beri Komentar