Presiden AS, Barrack Obama
Dream - Kematian pemimpin Al Qaeda, Osama Bin Laden memang misteri. Seorang pemenang Pulitzer sekaligus jurnalis senior Amerika, Seymour Hersh, bahkan menuding Presiden Amerika Serikat Barrack Obama telah berbohong.
Seymour Hersh menilai fakta-fakta seputar kematian pemimpin Taliban hanyalah upaya untuk membantu Obama memenangkan Pemilihan Presiden untuk kedua kalinya.
Osama sebetulnya sudah ditahan pemerintah Pakistan di Abbottabad selama beberapa tahun.
Cerita yang menyebutkan seorang kurir mengarahkan tim pada lokasi persembunyian Osama sebetulnya tak tepat. Hers dalam London Reviews of Books menyebutkan mantan seorang intelijen Pakistan senior justru berkhianat dengan menunjukkan lokasi persembunyian rahasia tersebut.
Mantan intelijen ini berharap bisa memperoleh hadiah senilai US$ 25 juta yang ditawarkan pemerintah Amerika Serikat.
Buku karya Hersh ini rencananya akan terbit pada pekan ini dengan menggunakan sumber yang dirahasiakan. Disebutkan pula, tak ada aksi tembak-menembak dalam penangkapan tersebut.
Satu-satunya suara senjata yang terdengar hanya ditujukan untuk membunuh Osama.
Artikel ini juga menyebutkan jika jasad Osama tak dikubur di laut lepas. Melainkan dikuburkan di sebuah lokasi di Afganistan.
Kebohongan besar lainnya yang disebutkan Hersh adalah tidak adanya keterlibatan militer Pakistan dalam penyerangan tersebut.
Osama, lanjutnya, sebetulnya diperlakukan sebagai alat negosiasi melawan Taliban dan Al Qaeda. Dinas intelijen Pakistan sebetulnya sudah menangkapnya sejak 2006.
" Gedung Putih harus memberikan kesan bahwa Osama secara operasional masih penting. Kalau tidak, mengapa membunuhnya?" kata Hersh.
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau