Balap Sepatu Papan Di China (Foto: Chinanews.com)
Dream - Lomba bakiak jadi salah satu jenis perlombaan yang sering diadakan saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Tahukah kamu jika lomba serupa juga dilakukan di China bahkan jadi sebuah olahraga.
Di provinsi Gunaxi, China, warga Zhuang rutin mengikuti perlombaan balap sepatu papan yang diikuti tiga atlet yang mengenakan alas kaki berupa kayu panjang. Jika diperhatikan olahraga ini mirip pertandingan tradisional bakiak saat perayaan 17 Agustusan.
Mengutip laman Odditycentral.com, olahraga balap sepatu papan ini diyakini melatih koordinasi dan konsentrasi yang sempurna dari para atlet.
Bahkan dilaporkan balap sepatu papan sudah ada sejak zaman Dinasti Ming. Legenda mengatakan pahlawan wanita Xhuang menggunakan olahrag aini sebagai cara melatih tentara melawan serangan bajak laut Jepang.
Pahlawan Wa yang legendaris menggunakan potongan kayu panjang untuk mengajari orang-orang berbaris bersama dalam sinkronisasi sempurna, yang diyakini bisa meningkatkan kualitas tempur sekaligus semangat juang mereka. Olahraga tradisional itupun telah diturunkan dari generasi ke generasi sejak saat itu.
Olahraga unik ini melibatkan tiga rekan dalam satu tim yang berlari dengan sepatu yang sama. Para atlet berlari dengan alas dua papan kayu dan beberapa tali kulit untuk mengikat kaki.
Papan yang digunakan memiliki panjang satu meter, lebar 9cm, dan tebal 3cm. Para atlet diwajibkan menggunakannya sebagai sepatu serta memastikan keserasian gerak mereka. Jika salah satu dari tiga mendorong terlalu keras atau jatuh di belakang, mereka dapat menyebabkan seluruh trio saling menjatuhkan.
Pada tahun 2005, Komisi Urusan Sipil Nasional menyetujui proyek balap sepatu papan sebagai acara resmi di Permainan Olahraga Tradisional Minoritas Nasional tahunan. Ini dipraktikkan oleh pria dan wanita, terutama dari orang-orang Zhuang.
" Balap sepatu papan adalah olahraga tim yang sebenarnya, dan koordinasi adalah persyaratan paling penting," Liu Jianxin, pelatih kepala tim balap sepatu papan Henan, mengatakan kepada Henan Daily .
" Selain meningkatkan kebugaran fisik dan pelatihan kecepatan, ini lebih tentang meningkatkan kerja sama diam-diam anggota tim semaksimal mungkin."
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global


7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua

Apa Sebenarnya Gurah Itu dan Seberapa Efektif untuk Sembuhkan Tenggorokan?


Apa yang Terjadi pada Tekanan Darah Jika Sering Makan Tengah Malam

Dopamine Anchoring: Cara Menurut Ahli agar Otak Mau Mengerjakan Tugas Membosankan


ShopeeVIP+ Hadirkan Pengalaman ‘Sekali Langganan, Dapat Semua’, Semakin Lengkap dengan Akses Netflix