Dream - Kementerian Agama (Kemenag) memfokuskan perhatian pada perbaikan kinerja kelembagaan dan pelayanan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag 2016. Momen pertemuan kali ini juga jadi kesempatan bagi Kemenag mengevaluasi program yang sudah dijalankan.
" Rakernas ini akan menjadi momentum untuk mengevaluasi program 2015, membahas isu-isu aktual, dan merumuskan program unggulan," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers di Hotel Atlet, Senayan, Jakarta, Senin, 29 Februari 2016, kemarin.
Lukman berharap kementerian yang dia pimpin dapat memberi perhatian pada peningkatan pelayanan administrasi dan penguatan kerukunan umat beragama. Untuk itu, dia juga berharap pegawai Kemenag dapat lebih akrab dengan isu-isu tersebut.
" Maka saya ingin perintahkan agar pegawai kami familiar dengan media. Baca berita. Itu wajib hukumnya, terlebih soal keagamaan," ujar dia.
Selain evaluasi dan program unggulan, Lukman berharap di tahun ini lembaganya dapat menunjukkan perbaikan dari sisi serapan anggaran. Ini difokuskan agar peringkat Kemenag dapat lebih baik ketimbang tahun sebelumnya.
" Harus ada progres yang lebih baik. Serapan anggaran kami di 2014, sebesar 87,03 persen dan 2015 sebesar 89,23 persen. Tahun 2016 harus lebih baik," ucap dia.
Rakernas ini nantinya akan melibatkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Yuddi Chrisnandi dan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Panjaitan. Keduanya akan menjadi pembicara dalam dua agenda penting mengenai peningkatan kerja dan pembahasan isu aktual yang berlangsung dari 29 Februari hingga 2 Maret 2016.
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan