Viral Siswa Pramuka Paksa Pencuri di Minum Air Cabai

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 2 September 2019 12:00
Viral Siswa Pramuka Paksa Pencuri di Minum Air Cabai
Polisi masih mendalami aksi ini.

Dream - Seorang pria tua yang diduga mencuri barang milik siswa di sebuah SMA Negeri, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dipaksa minum air yang dicampur dengan cabai.

Peristiwa itu terjadi apda Jumat 31 Agustus 2019. Saat sejumlah siswa melakukan kegiatan pramuka. Pria itu kepergok mengambil barang salah satu peserta pramuka.

Oleh karena itulah pria berinisial BL itu diikat. Dalam kondisi badan terikat itulah BL diminta meminum. Namun BL memuntahkan air yang dia tenggak dari gelas plastik tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Beery Juana Putra, mengatakan, penyidik masih belum tahu siapa orang yang merekam dan pelaku pemaksaan tersebut.

" Lidik anggota kita bahwa ada video viral pelajar salah satu SMA di Bulukumba yang memaksa seorang pria tua itu meminum air putih yang dicampur cabai. Jadi bukan urine," kata Beery dikutip dari Merdeka.com, Senin 2 September 2019.

Beery mengungkapkan, para siswa itu memaksa BL minum air cabai karena mengambil baju dan tas peserta kegiatan pramuka.

" Kita telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan untuk mengundang kepala sekolah dan guru guna dilakukan verifikasi," ujar dia.

Soal unsur pidana kejadian itu, Berry mengatakan, belum bisa menyimpulkan. Alasannya karena pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman.

Sumber: Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

1 dari 4 halaman

Unik, Pasangan Ini Menikah Memakai Seragam Pramuka

Dream - Setiap pasangan pengantin tentu punya konsep masing-masing untuk pesta pernikahan mereka. Konsep itu diusahakan semenarik mungkin agar tidak mudah dilupakan.

Tampaknya, hal ini juga diterapkan oleh sepasang pengantin asal Jawa Timur. Saliandra Anita Rahman dan Rezha Indratha Debonrat yang menikah pada 1 Juli 2017 lalu ini punya konsep unik.

Tak ada gaun yang menyapu lantai atau jas hitam legam. Pasangan ini malah memilih mengenakan seragam Pramuka. 

Gerakanpramuka© dream.co.id

Momen pernikahan unik inipun diunggah ke akun Instagram @gerakan pramuka. Beberapa hari usai pernikahan itu berlangsung, foto tersebut viral dan mendapat 5.895 likes.

Di hari bahagianya, Saliandra mengenakan setelan pramuka perempuan, lengkap dengan hasduk merah-putih yang melingkar di lehernya. Riasan khas pengantin mempercantik wajah perempuan asal Ngawi itu.

Gerakanpramuka© dream.co.id

Ia juga nampak mengenakan hijab dengan nuansa coklat dilengkapi tiara dan untaian bunga melati. Sedangkan pengantin pria, Rheza hanya menambahkan peci hitam di atas kepalanya. Keduanya tampak serasi dalam balutan seragam Pramuka lengkap.

Gerakanpramuka© dream.co.id

Keunikan yang lain, mereka juga membentuk uang mahar menyepuai tunas kelapa yang merupakan lambang Pramuka. Meski busana mereka sederhana, hal itu tidak mengurangi kesakralan pernikahan tersebut. (ism) 

2 dari 4 halaman

Heboh Foto Pramuka Makan Beralas Tanah, Ini Kata Adyaksa Dault

Dream - Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, menyayangkan beredarnya foto yang menunjukkan anggota Pramuka makan di atas tanah, tanpa alas. Kegiatan di dalam foto itu tidak selayaknya terjadi.

" Jangan sampai Gerakan Pramuka tercoreng, hanya karena satu foto makan tanpa alas," ujar Adhyaksa dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 27 Maret 2017.

Adhyaksa mengaku mendapat foto tersebut melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Dia sempat melakukan pelacakan dan mendapati foto itu terunggah di akun media sosial resmi Gerakan Pramuka. Foto itu banyak menuai kecaman dari anggotanya.

" Saya tegaskan ini bukan bagian dari pendidikan dan pembinaan di Gerakan Pramuka, saya sangat menyayangkan ini. Saya pastikan bahwa pembinaan kegiatan tersebut belum mengikuti atau memenuhi kualifikasi pelatih dan pembina Pramuka," kata Adhyaksa.

Adhyaksa mengatakan ada ribuan kegiatan Pramuka dilaksanakan setiap hari. Kegiatan itu digelar baik di sekolah-sekolah maupun di alam terbuka.

" Dan semua kegiatan Pramuka itu mendidik, menggembirakan, menginspirasi, serta menyenangkan, menguatkan persaudaraan anak-anak kita," kata dia.

Selanjutnya, Adhyaksa menyatakan telah berkoordinasi dengan Kepala Pusdiklatnas Kwarnas Pramuka Suyatno, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Muda Pramuka S Budi Prayitno, dan Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Susi Yuliati terkait masalah ini.

" Saya minta agar panitia kegiatan tersebut ditegur dan diberikan pembinaan. Kejadian ini harus dijadikan pelajaran berharga, dan tidak boleh terulang kembali. Kita akan selesaikan ini dengan sebaik-baiknya," ucap dia.

3 dari 4 halaman

Ditinggal Anggota ke Toilet, Mobil Damkar di Parkiran Dibawa Kabur Maling

Dream - Aksi pencuri ini benar-benar nekat. Entah iseng atau memang sudah ada niat, seorang pencuri nekat membawa kabur sebuah mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang sedang terparkir di depan kantor pos polisi. 

Kejadian ini dialami Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Utara tadi pagi, Kamis, 13 Juni 2019 sekitar pukul 6 WIB. 

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, menceritakan mobil Damkar itu terparkir dalam keadaan mesin menyala. Mobil itu memang sedang dipanaskan oleh satu satu anggotanya.

" Mobil dipanasin di sebelahnya kantor pos polisi, kita barengan sama-sama kan (panasin mobil), cuma anggota kencing ke belakang. Pas balik lagi mobil enggak ada," ujar Satriadi kepada Dream, Kamis 13 Juni 2019.

Menyadari mobil tidak berada di tempatnya, anggota Damkar segera melakukan pengejaran. Mereka menyusuri bekas air di jalanan yang berasal dari tangki mobil tersebut.

" Ketemunya di Pasar Baru (Jakarta Pusat), dikejar sama anggota, ditelusuri tapak air. Tapi langsung ketemu, kejadian jam 6, jam setengah 7 ketemu," ucap dia.

4 dari 4 halaman

Penggondol Lagi Mabuk

Rupanya, pelaku yang membawa kabur mobil itu adalah anggota Damkar Jakarta Barat. Saat itu, kata Satriadi, anggota tersebut dalam keadaan mabuk.

" Bukan dicuri, dibawa keluar sama anggota pemadam juga, sama anggota pemadam Jakarta Barat dengan kondisi mabuk," kata dia.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku hendak mengejar seseorang bernama Hengki di Pos Tanjung Barat. Selain itu, ditemukan botol minuman keras yang tersimpan di motor pelaku.

" Kita serahkan ke Polsek, tapi menurut saya di luar kesadaran dalam kondisi mabuk kasihan juga. Orang mabuk kan di luar niatnya," ujar Satriadi.(Sah)

Beri Komentar