Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Facebook Zulhilmi Udin)
Dream - Istri merupakan kekuatan sekaligus pelengkap bagi suami dalam mengarungi kehidupan. Tapi manusia tidak bisa menduga apa yang akan terjadi di kemudian hari.
Manusia hanya bisa berencana, tapi Allah yang mengatur hasil akhirnya.
Ini adalah kisah sedih seorang suami yang kehilangan istri akibat tumor otak setelah selesai menjalani masa nifas.
Dia terpaksa membesarkan putrinya seorang diri tanpa kasih sayang dari ibu kandung.
Kisah ini ditulisnya dalam surat cinta terakhir untuk istrinya yang benar-benar membuat hati terenyuh.
Aku Kuat Demi Anak
'Terima kasih keluarga, sahabat yang memberikan dukungan tidak putus-putus. Semoga Allah balas jasa baik kalian dengan setimpal. Semoga saya dimudahkan dan diberi kekuatan demi Yasmin. Saya ridha dengan ketentuan-Nya'.
Status tersebut diposting oleh Zulhilmi Udin di akun Facebook miliknya sebagai tanda dia ridha berpisah dari almarhumah Nur Ismalizaa, istrinya.
Zulhilmi sadar bahwa di balik ketentuan-Nya selalu ada hikmah. Dia juga perlu kuat agar bisa membesarkan anak sulungnya, Yasmin.
Sudah hampir satu tahun almarhumah istrinya mengidap tumor pada otak sehabis melahirkan Yasmin.
Bahkan terdapat banyak tantangan yang terpaksa dialami istrinya sepanjang menjalani masa nifas. Tumor tersebut semakin membesar pada bagian otak.
Ada risiko berbahaya yang akan dihadapi jika istrinya menjalani operasi pengangkatan tumor otak.
Zulhilmi menganggap apa yang dialaminya bersama almarhumah yang masih berusia 21 tahun adalah sebuah ujian dari Allah.
© (Foto: Facebook Zulhilmi Udin)
Dream - Dalam postingan itu, Zulhilmi juga menuliskan surat cinta terakhir untuk Ismalizaa. Kata-katanya sungguh sedih dan mengharukan.
" Istriku, kamu telah berjuang melawan penyakit tumor otak selama 1 tahun. Kamu adalah perempuan yang kuat dalam hidupku.
" Tapi kamu telah berdaya upaya dalam berjuang untuk hidup, demi aku dan Yasmin. Allah lebih menyayangimu sebab Dia tahu yang terbaik untukmu.
" Aku akan jaga Yasmin dengan kasih sayang dan segala kemampuan demi kamu. Terima kasih untuk segalanya. Aku rindu dengan setiap kenangan bersamamu. Dari suamimu tercinta.
1997-2018
21 tahun
08:52 AM
Tumor Otak."
(Sumber: Ohbulan.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya