Tolak Lamaran Duda, Gadis 19 Tahun Itu Tewas Setelah...

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 3 Juni 2016 08:45
Tolak Lamaran Duda, Gadis 19 Tahun Itu Tewas Setelah...
Ia menolak lamaran tersebut karena pria itu sudah bercerai dan usianya dua kali lipat dari usia Maria. Lihat yang terjadi...

Dream - Seorang gadis meninggal setelah disiksa dan dibakar hanya karena menolak lamaran putra mantan rekan kerjanya, di Pakistan kemarin.

Menurut anggota keluarga dan polisi, Maria Sadaqat (19) diserang di desa Upper Dewal dekat area resor Murree, Islamabad.

" Dia disiksa dengan parah dan kemudian dibakar hidup-hidup. Kami membawanya ke rumah sakit namun dia tidak dapat menyelamatkannya," kata pamannya, Abdul Basit.

Menyusul kejadian ini, para kerabat korban melakukan protes sambil menangis di luar Institut Ilmu Kedokteran Pakistan, saat polisi membawa keluar jenazah korban untuk dilakukan otopsi lagi di sebuah rumah sakit lain.

Menurut Basit, keponakannya diserang oleh guru besar sebuah sekolah swasta di mana Maria bekerja sebagai guru di sekolah tersebut.

" Keponakan saya menolak lamaran tersebut karena pria itu sudah bercerai dan usianya dua kali lipat dari usia Maria. Dia juga sudah mengundurkan diri setelah didesak berkali-kali agar menerima lamaran tersebut," tambahnya.

Laporan rumah sakit mengatakan Maria meninggal dunia karena menderita luka bakar parah di bagian tubuhnya.

(Sumber: Mynewshub.cc)

1 dari 4 halaman

Astagfirullah, Lihat Kelakuan Mahasiswa Ini Saat Antre Kereta

Astagfirullah, Lihat Kelakuan Mahasiswa Ini Saat Antre Kereta © Dream

Dream - Seorang mahasiswa di sebuah universitas telah dituduh mencoba `mengintip' bagian bawah rok seorang gadis dengan menggunakan ponsel.

Saat itu korban dan pelaku sama-sama sedang mengantre untuk naik kereta api bawah tanah di Shanghai.

Perbuatan tak pantas tersebut berhasil direkam dan kemudian diunggah di media sosial.

Setelah rekaman tersebut menjadi viral, beberapa orang mengenal pelaku sebagai mahasiswa di Institut Teknologi Shanghai.

Perbuatan memalukan di depan umum itu berhasil diabadikan oleh seorang pengguna Weibo bernama Philipa Vans. Dia mengatakan tindakannya merekam aksi menjengkelkan itu tidak disadari oleh pelaku.

Namun Philipa Vans turut dikecam karena tidak bertindak ketika hal itu terjadi. Dan malah membiarkan dan hanya merekamnya.

Tidak sedikit juga yang mempertanyakan foto tersebut dan menganggap itu mungkin hanyalah kesalahpahaman.

Sementara itu, Institut Teknologi Shanghai dalam sebuah pernyataan mengkonfirmasi pemuda tersebut adalah mahasiswanya.

Pihak kampus akan bekerja sama dengan polisi untuk melakukan penyelidikan sehubungan kasus tersebut.

" Pihak universitas mengetahui entri yang dibagi oleh Phillipa Vans dan mengkonfirmasi bahwa pemuda dalam foto tersebut adalah mahasiswa kami. Kami akan bekerja sama dengan polisi dan pihak universitas mengecam sekeras-kerasnya tindakan merekam gambar secara sembunyi-sembunyi di stasiun kereta api," kata juru bicara Institut Teknologi Shanghai.

(Sumber: Mynewshub.cc)

2 dari 4 halaman

Terkejut Pengakuan Gadis 18 Tahun Nikahi Duda 66 Tahun

Terkejut Pengakuan Gadis 18 Tahun Nikahi Duda 66 Tahun © Dream

Dream - " Meskipun usia kami jauh berbeda namun saya menikah dengan dia karena saya menyukainya, bukan karena uang atau utang budi."

Itulah pengakuan Nur Nasirah Mohd Nazri, 18, yang memilih seorang kakek bernama Ismail Lombok, 66, sebagai suaminya.

Nur Nasirah mengatakan, perkenalan mereka dimulai sekitar dua tahun lalu. Ketika Ismail, seorang pensiunan perusahaan perkebunan, sering minum di warung ibunya, Salma Abdullah, 42, di Paka, sebuah kota pantai di Terengganu, Malaysia.

Ketika itu Nur Nasirah sering berada di warung membantu ibunya di dapur dan sesekali melayani pesanan pelanggan.

Nur Nasirah mengatakan, dia suka Ismail karena tertarik dengan perwatakan duda delapan anak itu, yang sering bertanya kabar keadaannya dan keluarga.

Pada saat itu, dia tidak tahu bahwa Ismail juga menaruh hati padanya. Meski saling jatuh cinta, tapi Nur Nasirah tidak memberi perlakuan spesial kepada pria itu. Dia melayani Ismail seperti pelanggan lainnya yang berkunjung ke warung ibunya.

Namun, sikap Ismail yang jujur kepada orangtuanya dan siap sabar menunggu untuk menikahinya, berhasil membuka pintu hati gadis cantik tersebut.

Nur Nasirah ketika itu baru saja selesai sekolah kelas lima sekolah dasar.

" Biar apa kata orang, saya terima dia apa seadanya, dia begitu peduli dan menyayangi saya sepenuh hati. Setelah kami direstui keluarga, kami menikah dengan cara yang sah, ikut adat. Hanya jarak usia saja yang berbeda dan itu bukan penghalang cinta kami," kata Nur Nasirah.

Setelah mendapat persetujuan dari keluarga kedua belah pihak, akhirnya Nur Nasirah yang juga anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Salma dan Mohd. Nazri Mat Kidi, 54, melangsungkan ijab kabul dengan Ismail dengan uang hantaran sebanyak RM7,000.

Acara akad nikah berlangsung di rumah pengantin pria di Jalan Santong, Paka sekitar jam 10.30 malam, 18 Maret lalu namun gambar-gambar pernikahan mereka mulai menjadi viral di media sosial dengan berbagai komentar.

Sementara itu, ibu Nur Nasirah, Salma, yang juga teman baik Ismail yang kini menjadi menantunya mengatakan, dia telah lama mengenali pria yang dikenal dengan panggilan Pok Wil karena mereka tinggal sekampung.

" Setelah anak saya tamat Sijil Pelajaran Malaysia (SPM), Ismail berkali-kali mengungkapkan niatnya itu, namun saya tidak memberikan keputusan karena harus berdiskusi dengan Nur Nasirah dahulu.

" Akhirnya Nur Nasirah memberikan jawaban, barulah kami buat diskusi lanjut untuk menetapkan tanggal pernikahan mereka," kata Salma yang merestui pernikahan pasangan itu

(Ism, Sumber: Utusan.com)

3 dari 4 halaman

Kasihan, Istri Rela Berhubungan `Terlarang` Demi Anak

Kasihan, Istri Rela Berhubungan `Terlarang` Demi Anak © Dream

Dream - Seorang istri di Surabaya rela melakukan berhubungan intim yang dilarang agama. Meski dengan sang suami.

Sang istri, maaf, rela berhubungan badan melalui dubur dengan suami. Semua dilakukan demi sang anak.

Awalnya, si istri menolak permintaan suami. Namun karena takut dicerai, akhirnya dia rela. Si istri tak mau cerai demi kebaikan anaknya yang saat ini duduk di bangku SMP. 

Namun, sang istri semakin menolak permintaan suaminya, setelah mendengar penjelasan dampak bahayanya hubungan intim terlarang itu. 

Hubungan yang dijaganya itu akhirnya berakhir juga. Penyebabnya, karena si istri sering menolak dan berujung pertengkaran (KDRT).

Dan akhirnya si suami mencarikan istrinya. Kisah selengkapnya klik di sini. (Ism) 

4 dari 4 halaman

Heboh Kakek Nikahi Wanita yang Pantas Jadi Cucunya

Heboh Kakek Nikahi Wanita yang Pantas Jadi Cucunya © Dream

Dream - Kadang-kadang untuk memahami realitas yang menjadi masalah global, orang-orang perlu menyaksikan realitas tersebut terjadi tepat di depan mata mereka.

Jadi, untuk mengingatkan masyarakat tentang isu global perjodohan atau pernikahan anak, Coby Persin, 21, memutuskan untuk membuat video eksperimen sosial.

Caranya, Coby merekam 'pengantin' perempuan yang masih berusia 12 tahun menjalani sesi foto pra-nikah dengan 'pengantin' pria yang pantas menjadi kakeknya di Times Squre.

Video Coby dimulai dengan menjelaskan kepada pemirsa bagaimana pernikahan anak tidak hanya legal di 91 negara di seluruh dunia, tetapi juga di AS - dengan beberapa negara mensyaratkan usia pengantin perempuan paling rendah 12 tahun.

Dalam eksperimen ini, Coby berpura-pura menjadi fotografer sesi foto pra-nikah kedua pasangan tersebut di Times Squre.

Saat ia mengarahkan mereka untuk duduk dan berpose, banyak yang menyaksikan pasangan tersebut dengan pandangan tidak percaya.

Tak lama kemudian, orang-orang mulai mengerumuni pasangan pengantin tersebut. Dengan berbagai cara, mereka meminta agar pernikahan tak layak itu dibatalkan.

Beberapa orang bahkan mengancam akan melaporkan pengantin pria ke polisi. Ketika pengantin pria memberitahu bahwa orang tua pengantin perempuan telah memberinya izin untuk menikahi putrinya, orang-orang semakin marah.

" Ini pasti sebuah lelucon," teriak seorang perempuan. Sementara seorang pria muda sangat marah dan bertanya secara mendetail tentang keadaan gadis kecil itu dan legalitas tentang pernikahan anak.

" Ini konyol! Ini tidak benar. Aku yakin jika kita melapor ke polisi, kamu akan dipenjara," katanya kepada pengantin pria.

Beberapa orang bahkan mulai bermain fisik dengan mendorong pengantin pria ke tembok dan memakinya. Beruntung, petugas keamanan yang disediakan oleh Coby sebelumnya berhasil meredakan situasi.

Di akhir video, Coby membeberkan fakta mencengangkan tentang perjodohan atau pernikahan anak. Bahwa 33.000 perempuan menikah sebagai anak-anak setiap hari. Pernikahan paksa itu telah menghilangkan masa kecil mereka yang bahagia. (Ism) 

Beri Komentar