Tren Aneh Pria Potong Bulu Mata demi Terlihat Lebih Maskulin, Ketahui Risikonya bagi Mata

Reporter : Abidah
Jumat, 25 September 2026 08:00
Tren Aneh Pria Potong Bulu Mata demi Terlihat Lebih Maskulin, Ketahui Risikonya bagi Mata
Video para pria yang memotong atau mencukur bulu mata di barbershop maupun salon kecantikan bermunculan di TikTok dan platform media sosial lainnya.

DREAM.CO.ID - Tren kecantikan yang tidak biasa tengah menarik perhatian di media sosial setelah semakin banyak pria muda memangkas bulu mata mereka demi mendapatkan penampilan yang dianggap lebih maskulin. Video para pria yang memotong atau mencukur bulu mata di barbershop maupun salon kecantikan bermunculan di TikTok dan platform media sosial lainnya.

Dilansir dari Oddity Central, video semacam itu mulai bermunculan sejak tahun lalu dan bukannya menghilang setelah beberapa waktu, tren tersebut justru disebut berkembang menjadi fenomena yang diikuti pria muda di berbagai negara. Praktik ini oleh sebagian orang dikaitkan dengan istilah “ looksmaxxing”, yakni berbagai upaya untuk memaksimalkan penampilan fisik.

Bulu mata selama ini lebih sering diasosiasikan dengan kecantikan perempuan. Industri kecantikan bahkan memiliki berbagai produk untuk membuat bulu mata terlihat lebih panjang, termasuk bulu mata palsu. Sebaliknya, pada sebagian pria, bulu mata yang panjang justru dianggap terlalu feminin sehingga muncul keinginan untuk memangkasnya.

Masalahnya, bulu mata bukan sekadar bagian dari penampilan. Rambut-rambut halus di sekitar mata tersebut memiliki fungsi untuk membantu melindungi mata dari berbagai benda asing dan paparan lingkungan.

Bulu mata membantu mencegah debu dan kotoran masuk ke mata. Selain itu, bulu mata juga dapat menghalangi serpihan seperti sel kulit mati dan keringat agar tidak langsung mengenai permukaan mata. Bulu mata juga berperan dalam membantu melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet.

Karena itu, memangkas bulu mata hingga sangat pendek dapat membuat mata kehilangan sebagian perlindungan tersebut. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko infeksi, rasa gatal, dan ketidaknyamanan pada mata. Bulu mata memang dapat tumbuh kembali setelah dipotong. Namun, proses tersebut tidak berlangsung dalam hitungan hari. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bulu mata kembali tumbuh.

1 dari 1 halaman

Risiko lain muncul justru ketika proses pemotongan dilakukan. Menggunakan gunting atau benda tajam dengan gerakan cepat di area yang sangat dekat dengan mata memiliki potensi menyebabkan cedera. Kesalahan kecil ketika memangkas bulu mata dapat membuat alat tersebut mengenai mata dan menyebabkan kerusakan.

Fenomena ini juga memunculkan pertanyaan mengenai anggapan bahwa bulu mata pendek membuat pria terlihat lebih maskulin. Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa tidak ada dasar ilmiah yang menunjukkan panjang bulu mata berkaitan dengan tingkat maskulinitas seseorang.

Panjang bulu mata merupakan karakteristik yang dipengaruhi faktor genetik dan dapat ditemukan pada laki-laki maupun perempuan. Dengan demikian, anggapan bahwa bulu mata panjang merupakan ciri feminin lebih berkaitan dengan konstruksi atau pandangan budaya mengenai penampilan daripada karakteristik biologis yang menentukan jenis kelamin.

Beri Komentar