Indonesia menggunakan waktu imsak sebagai peringatan agar Muslim memulai puasa. Tetapi, waktu tersebut bukan mengubah syariah yang menetapkan puasa baru dimulai ketika waktu subuh tiba.
Ada sebagian Muslim yang berkecil hati lantaran tidak menjalankan iktikaf. Dengan begitu, mereka sudah merasa tidak mendapatkan malam lailatul qadar. Benarkah demikian?