Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Beredar Foto Di Medsos Dan Menyebut Bangkai Pesawat Ini Milik Lion Air JT 610. (Foto: Akun Twitter @Sutopo_PN)
Dream – Pesawat Lion Air JT610 yang jatuh ke perairan Karawang, Jawa Barat membuat duka masyarakat Indonesia. Sayang, di tengah kabar duka itu banyak beredar informasi atau foto dan video berisi informasi tak benar (hoax).
Di tengah harapan adanya mukjizat dari kecelakaan itu. kerabat korban dibuat sedih dengan beredarnya foto seorang bayi yang disebut selamat dari musibah Lion Air JT610. Diketahui foto tersebut adalah tidak benar.
Seolah tak berhenti, muncul foto terbaru yang diklaim sebagai bangkai pesawat lion Air di tepi laut.
Dikutip dari akun Twitter Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, @Sutopo_PN, Selasa 30 Oktober 2018, foto itu menampilkan badan pesawat yang telah terpotong. Bangkai pesawat ini berada di tepi laut dan hendak dievakuasi.
Sutopo memastikan foto tersebut bukan bagian dari badan pesawat Lion Air JT610.
“ Di sosial media, beredar foto ini yang menyebutkan sebagai pesawat Lion Air JT 610. Info itu tidak benar. Itu hoax,” cuit Sutopo.
Dia menyebut foto itu adalah bangkai pesawat Lion Air JT 904. Pesawat mengalami musibah di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 13 April 2013.
“ Jangan menyebarkan hoax,” cuit Sutopo.
Di sosial media beredar foto ini yang menyebutkan sebagai pesawat Lion Air JT-610. Info itu tidak benar. Itu Hoax. Foto ini adalah bangkai pesawat Lion Air JT-904 yang mengalami musibah di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 13/4/2013. Jangan menyebarkan hoax. pic.twitter.com/rkHdTfGI1d
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN)October 29, 2018
Dream – Banyak unggahan foto dan video hoax tentang kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang bersliweran di jejaring sosial.
Salah satunya foto seorang bayi yang disebut korban selamat dari pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin 29 Oktober 2018 kemarin.
Benarkah ada korban selamat dari total 189 penumpang dan awak kabin?
“ Banyak postingan foto di media sosial, ada bayi penumpang pesawat JT 610 yang selamat,” cuit Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho di akun Twitternya, @Sutopo_PN, dikutip Dream, Selasa 30 Oktober 2018.
Dia menyebut foto bayi itu adalah foto bayi yang selamat dari kapal KM Lestari Maju yang tenggelam. Kapal ini tenggelam pada Selasa, 3 Juli 2018.
“ Jadi, info tersebut adalah hoax,” cuit Sutopo.
Sutopo juga mengajak warganet untuk berhenti menyebarkan berita palsu. “ Jangan menyebarkan hoax,” cuit dia.
Banyak postingan foto di media sosial bahwa ada bayi penumpang pesawat JT-610 yang selamat. Foto bayi ini adalah bayi yang selamat dari tenggelamnya kapal KM Lestari Maju, di Perairan Selayar, pada Selasa 3/7/2018. Jadi info tersebut adalah Hoax. Jangan menyebarkan hoax. pic.twitter.com/SziiS6Uoog
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN)October 30, 2018
Warganet kesal melihat foto-foto palsu yang “ gentayangan” di dunia maya, terlebih foto tentang bencana. Mereka menyebut penyebar hoax ini tidak memiliki hati nurani.
“ Sedih sekali mengetahui masih ada orang Indonesia yang tidak punya hati. Tega buat hoax tentang musibah JT-610 di saat dalam suasana duka,” cuit @jeffpapilaya.
“ Para penyebar hoaks itu tidak lebih dari penjahat informasi,” cuit @MaksimusRamses.
“ Saya sangat sedih dengan kondisi negeri ini. Di saat ada berita duka seperti ini kok tega-teganya menyebarkan hoax. DI MANA HATI NURANIMU?” cuit @dwinata13.
Malah, ada juga yang meminta Polri untuk menindak tegas para penyebar kabar palsu, terlabih untuk bencana.
“ Bisakah Polri menindak orang-orang yang menyebar hoax khusus pada topik-topik bencana tanpa pengaduan? Ini sangat tidak peka terhadap musibah yang dialami oleh saudara-saudara kita. Kalau hoax tentang politik, saya nggak peduli. Tapi, kalau tentang bencana, sungguh terlalu,” cuit @boncusho.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang