5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Foto: Instagram.com/sandiuno
Dream - Terus gencar mempromosikan desa wisata untuk wisatawan dalam maupun luar negeri, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) tak bosan blusukan untuk mendapatkan destinasi wisata yang dapat dikunjugi para traveler.
Melalui akun Instagram miliknya @sandiuno, ia juga selalu mengunggah keseruannya dalam mengunjungi satu tempat ke tempat lain yang berada di Tanah Air.
Salah satu yang baru saja ia sambangi adalah Kalimantan Selatan. Bukan soal pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan, melainkan memperkenalkan salah satu desa wisata yang dapat jadi destinasi traveling kamu berikutnya.
Tempat itu adalah Desa Wisata Kuin Utara yang terletak di Kalimantan Selatan. Sandi, lewat captionnya, menyebutkan kalau Desa Wisata Kuin Utara ini menyuguhkan daya tarik budaya dan religi.
" Desa wisata yang berlokasi di tepi Sungai Kuin ini memiliki wisata sejarah yang sangat menarik," tulisnya.
Dulunya, lanjut Sandi, wilayah ini dikenal sebagai pusat penyebaran agama Islam di bawah Pemerintahan Kerajaan Banjar pimpinan Sultan Suriansyah.

Sambil mengunggah sebuah video yang menggambarkan dirinya dan segenap tim dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) ia menjelaskan kalau di Desa Wisata Kuin Utara ini para traveler bisa mengunjungi Masjid Sultan Suriansyah yang dibangun pada 1526 silam dan menjadi masjid tertua di Kalimantan Selatan dengan usia lebih dari lima abad.

Di video itu tampak masjid yang dicat hijau mudah, turquoise, dengan sentuhan nuansa kuning tampak kokoh lengkap dengan mimbar yang dibangun dari kayu ulin dan hiasan kaligrafi Arab.
Diketahui, masjid ini dibangun menggunakan gaya arsitektur khas Banjar menyerupai rumah panggung berbahan dasar kayu ulin dengan atap tumpang tiga di bagian atap.


" Saya percaya sebagai destinasi wisata, masjid ini dapat menghadirkan banyak aspek bernuansa religi, kekayaan budaya, dan kearifan lokal," tambah Sandi di caption postingannya.
View this post on Instagram
Sandi berharap Masjid Sultan Suriansyah ini bisa terus terjaga agar tetap menjadi ikon dari Desa Wisata Kuin Utara dan menjadi salah satu destinasi pilihan yang menyuguhkan wisata sejarah di Indonesia.
Sumber: Instagram @sandiuno.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?