6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Usai Gempa, Retakan Tanah Muntahkan Cairan Merah Mirip Darah Di Turki. (Foto: Cuplikan Video Facebook)
Dream - Cerita mendebarkan di balik gempa berkekuatan magnitudo 6,8 yang melanda Turki bulan lalu tidak berhenti seputar korban jiwa atau kepanikan warga. Kabar itu diikuti dengan susulan fenomena aneh dan langka yang mengejutkan publik.
Setelah gempa terjadi, tanah seperti memuntahkan darah. Cairan berwarna merah darah terus mengalir keluar dari retakan akibat gempa bumi dahsyat.

Tanah di Turki yang mengeluarkan cairan merah seperti darah itu sempat viral seperti ditunjukkan dalam video yang diposting di Facebook Extreme Weather World 24.
Gempa yang berpusat di dekat Sivrice, Turki, juga menyebabkan serangkaian gempa susulan dengan kekuatan berkisar antara magnitudo 5,4 sampai magnitudo 3,3.
Namun, sumber pasti dari air merah yang mengalir dari tanah itu tidak diketahui. Tetapi, berbagai spekulasi muncul menyusul penemuan aneh itu.
Ada yang mengatakan bahwa kemungkinan itu adalah pewarna yang dimasukkan ke dalam air untuk mendeteksi kebocoran usai terjadi gempa.
Namun pernyataan itu ditentang karena tidak masuk akal. Sebab untuk mendeteksi kebocoran bisa menggunakan warna yang lebih terang, seperti kuning dan hijau.
Sementara netizen lain mengaitkan fenomena keluarnya cairan merah seperti darah itu dengan pertanda akhir zaman.
Sumber: World of Buzz
Setelah gempa terjadi, tanah seperti memuntahkan darah. Cairan berwarna merah darah itu terus mengalir keluar dari retakan akibat gempa bumi dahsyat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
