Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: 7-themes.com)
Dalam pandangan Islam, ternyata hari Senin adalah hari yang baik dan memiliki keutamaan.
Dream - "I hate Monday". Potongan kalimat tersebut kerap dilontarkan sebagian besar orang yang kurang menyukai hari Senin. Ya, hari Senin banyak "dibenci" lantaran menjadi hari dimulainya rutinitas panjang setelah weekend.
Ada sebuah penelitian di Amerika Serikat, bahwa detak jantung manusia bisa mempengaruhi kesehatan manusia. Dan detak jantung ternyata akan semakin meningkat di hari Senin.
Jadi, pada hari itu, detak jantung mereka akan meningkat. Salah satu sebabnya, di hari tersebut sebagian pekerja atau karyawan memulai aktivitas lagi sehabis liburan. Mereka harus kembali merasakan stres.
Namun, dalam pandangan Islam, ternyata hari Senin adalah hari yang baik dan memiliki keutamaan. Berikut alasan mengapa hari Senin menjadi hari yang baik bagi umat Islam.
1. Nabi Muhammad lahir dan wafat serta mendapat wahyu
Nabi Muhammad lahir dan wafat pada hari Senin. Dan Rasul pun mendapat wahyu di hari tersebut.
Dalam Shahih Muslim dari hadis Abu Qatadah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya tentang puasa hari Senin, beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab,
"Hari tersebut merupakan hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya Alquran kepadaku pada hari tersebut." (Ini merupakan bagian dari hadis Abu Qatadah al-Anshari Radhiyallahu anhu yang diriwa-yatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya (II/819) Kitaabush Shiyaam)
Keutamaan lainnya dari hari Senin baca di sini