Kaki Eddie Zytner Dan Katie Stephens Luka Parah Sehabis Liburan Di Pantai. (Katie Stephens/Facebook)
Dream - Pasangan muda dari Windsor, Ontario, Kanada, memperingatkan para turis untuk lebih berhati-hati saat berjalan tanpa alas kaki di pasir pantai.
Sebab, mereka mengalami peristiwa mengerikan setelah pulang dari liburan di Republik Dominika. Kaki pasangan ini bengkak dan kemudian luka yang cukup parah.
Pasangan itu adalah Katie Stephens (22) dan Eddie Zytner (25). Keduanya merasakan kakinya gatal-gatal selama liburan selama seminggu di IFA Villas Bavaro Resort di Punta Cana awal bulan ini.
Namun saat itu mereka menganggap rasa gatal-gatal di kaki itu akibat gigitan kutu biasa yang tidak berbahaya.
" Selama liburan kami, kami sepertinya lebih banyak menggaruk kaki," kata Zytner kepada CTVNews.ca saat wawancara telepon dari Windsor, Ontario, pada Jumat pekan lalu.
" Kami pernah mendengar soal kutu pasir. Jadi kami menduga itu penyebabnya," tambah Zytner.
© Dream
Pada 19 Januari, sehari setelah pulang dari liburan mereka, Zytner mengatakan bahwa kakinya terlihat membengkak.
Menjelang akhir pekan, bengkaknya semakin memburuk. Tidak itu saja, muncul benjolan kecil berisi nanah di jari kakinya.

Zytner mengatakan, dua dokter pertama yang dia temui di rumah sakit tidak yakin apa yang menyebabkan gejala di kakinya.
Dokter hanya membungkus kaki Zytner dengan perban dan menyarankan pengobatan rawat jalan di rumah. Hal yang sama ternyata juga dialami oleh Stephens.
Pasangan tersebut kemudian ke rumah sakit pada hari ke empat setelah mereka pulang dari liburan.
© Dream
Di rumah sakit, dokter ke tiga yang memeriksa mereka ternyata mampu mengenali penyebab rasa gatal-gatal di kaki hingga menjadi bengkak dan lecet parah.
Kata dokter tersebut, dia pernah menemui kasus yang sama dari seorang turis yang baru pulang dari berlibur di Thailand.
Menurut dokter yang tak disebutkan namanya, Stephens dan Zytner telah terkena infeksi yang diakibatkan oleh parasit cacing pada kulit.

Infeksi tersebut dikenal dengan nama Cutaneous Larva Migrans (CLM) atau lebih umum disebut infeksi cacing tambang.
Pasangan tersebut yakin mereka terinfeksi oleh parasit saat berjalan tanpa alas kaki di pantai di IFA Villas Bavaro Resort.
© Dream
Untuk menyembuhkan infeksi tersebut, pasangan tersebut diberi tahu bahwa mereka bisa minum obat yang disebut ivermectin.
Stephens dan Zytner berbagi pengalaman mereka itu di Facebook bersama dengan foto kaki mereka yang bengkak dan lecet parah.
Pasangan tersebut ingin meningkatkan kesadaran tentang infeksi cacing tambang bagi para dokter dan wisatawan.
" Kami ingin memberitahukan kepada dokter tentang infeksi tersebut, tentang apa yang harus diperhatikan dan dilakukan. Karena kami harus ke rumah sakit dan bertemu beberapa dokter baru bisa menemukan penyebabnya," kata Zytner.
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina
