Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pemerintah telah berhasil meningkatkan jumlah lapangan kerja hingga 12,31 persen. Angka itu dibandingkan jumlah pada periode yang sama tahun 2014, atau bertambah sekitar 685 ribu orang sepanjang semester pertama tahun 2015.
“Ini merupakan sebagian hasil dari upaya untuk perubahan Indonesia menjadi lebih baik dan lebih sejahtera,’’ ungkap Jokowi seperti dikutip dari keterangan pers Bakohumas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu, 21 Oktober 2015.
Lebih lanjut Jokowi mengungkapkan, strategi untuk perubahan Indonesia tersebut ditempuh melalui tranformasi fundamental ekonomi yang bertumpu pada tiga aspek.
Aspek pertama yaitu mengubah ekonomi berbasis konsumsi menjadi ekonomi berbasis produksi. Kedua, kebijakan realokasi subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangunan infrastruktur dan subsidi yang lebih tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan.
Sebagian besar realokasi subsidi BBM tersebut, lanjutnya, digunakan untuk membiayai infrastruktur, seperti pembangunan tol laut dan jaringan kereta api baru di luar Pulau Jawa sebesar Rp21 triliun; distribusi Kartu Keluarga Sejahtera sebesar Rp9,3 triliun; Kartu Indonesia Sehat sebesar Rp2,7 triliun; Kartu Indonesia Pintar yang menjangkau 19,2 juta siswa sebesar Rp7,1 triliun; serta pembangunan 25 waduk baru dan irigasi untuk satu juta hektar sawah sebesar Rp33,3 triliun.
Sementara, aspek ketiga yaitu mendorong pembangunan yang lebih merata di luar Pulau Jawa. Hal itu terlihat dari percepatan pembangunan infrastruktur yang di beberapa tempat, seperti pembangunan jalan tol Trans Sumatera dan Papua.
Sebagai informasi, secara total, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada semester I-2015 mencapai Rp259,7 triliun. Dari jumlah tersebut, 44 persen di antaranya merupakan investasi di luar Pulau Jawa.
Ini menunjukkan peningkatan hingga 25 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2014, yang realisasinya sebesar Rp222,8 triliun, di mana hanya 41 persen di antaranya yang diinvestasikan di luar Pulau Jawa. (Ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya