Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Benua Australia (ABC News)
Dream - Benua Australia rupanya terus bergerak. Saban tahun, benua di selatan Indonesia ini bergeser 7 sentimeter ke arah utara. Pergeseran ini terjadi karena pergerakan lempeng Bumi.
Sebagaimana dikutip Dream dari laman ABC News, Australia memang berada di atas lempeng tektonik yang memiliki pergerakan paling cepat dan bertumbukan dengan Lempeng Pasifik yang setiap tahun bergerak 11 sentimeter.
Akibat pertemuan dua lempeng ini, terjadilah gempa bumi. Misalnya, gempa berkekuatan 8,1 yang melanda utara Pulau Macquarie pada tanggal 23 Desember tahun 2004.
Menurut data, sejak tahun 1994 Benua Australia telah bergeser ke sebelah utara sejauh 1,5 meter. Oleh karena itu, para ilmuwan Negeri Kanguru itu kembali menghitung posisi Garis Bujur dan Garis Lintang negara mereka.
© Dream
Dream - Penghitungan titik koordinat itu akan meningkatkan akurasi semua informasi spasial di seluruh Australia untuk berbagai layanan termasuk transportasi, navigasi pribadi, dan survei.
Menurut pejabat Geoscience Australia, Dan Jaksa, pembaruan data ini sangat penting sebab ada perbedaan antara posisi saat ini dengan koordinat yang dipakai oleh Global Navigation Satellite Systems, seperti GPS.
" Garis benua memang tetap, tapi seiring berjalannya waktu, posisi itu dibandingkan dengan posisi GPS dapat membuat perbedaan, sehingga kita sangat perlu mengubahnya," tutur Jaksa.
Data baru penyesuaian ini akan dikeluarkan awal tahun depan. Tapi akan didasarkan pada proyeksi untuk tahun 2020.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya