Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Jilan Zahra Jauhara (Merdeka.com/Benny)
Dream - Siswi kelas IX SLTP 99 Pulomas, Jakarta Timur, Jilan Zahra Jauhara (15) menorehkan prestasi membanggakan. Hijaber cilik ini mendapatkan nilai Ujian Nasional tertinggi tingkat Nasional.
Jilan memiliki nilai nyaris sempurna, yaitu 39,75 dari empat mata pelajaran yang dikerjakan saat ujian Nasional. Jilan malah tidak menyangka nilai ujiannya mendapat peringkat satu di seluruh Indonesia. Karena selama bersekolah dia hanya mendapatkan ranking lima besar di kelasnya.
" Tidak nyangka karena enggak pernah berharap jadi yang terbaik. Persiapannya pastinya belajar serius, terus sama latihan-latihan ngerjain soal," komentar Jilan yang punya cita-cita sebagai diplomat.
Adapun nilai ujian yang didapatkan rata-rata sempurna. Hanya saja pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang mendapatkan nilai 9,75. Sedangkan Bahasa Indonesia 10, Bahasa Inggris 10, Matematika 10.
" Intinya saat belajar yang ikhlas jangan karena kepaksa. Karena kalau dipaksa enggak masuk juga," kata dia.
Setelah lulus dari SLTP 99, dia ingin melanjutkan ke sekolah favoritnya yaitu SMU 8. " Mau masuk SMU 8. Kayaknya saingannya berat. Ingin nyenengin orangtua, bahwa saya dari keluarga sederhana mampu masuk SMU favorit," kata dia.
Orangtua Jihan, Rahmat Puja (56) mengaku bangga atas perjuangan putri bungsunya tersebut. Rahmat yang berprofesi sebagai penulis lepas ini mengaku akan terus membebaskan anaknya untuk memilih pendidikan yang terbaik.
" Saya enggak pernah mengekang anak saya. Selalu membebaskan dia, enggak pernah paksa untuk belajar juga," ujar Rahmat.
Menurut Rahmat, kunci sukses anaknya mendapat nilai tertinggi adalah karena putrinya rajin membaca buku sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
" Karena saya dan ibunya suka baca, jadi nurun sama anak saya. Dia suka sekali baca buku, bukan hanya buku pelajaran" . (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan