Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Bagaimana Caranya Tetap Fit Saat Berkendara Selama Bulan Ramadan? (Foto: Shutterstock)
Dream – Selama bulan Ramadan, umat Muslim di dunia menjalankan ibadah puasa. Namun, ibadah ini bukanlah alasan untuk tidak produktif.
Kamu tetap harus menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti bekerja atau mengemudi kendaraan.
Teruntuk kamu yang bepergian dengan mobil dan harus menyetir, usahakan tubuh dalam kondisi fit selama perjalanan. Hal ini bertujuan untuk memastikan tetap aman dan nyaman dalam berkendara.
Dikutip dari mobil88.astra.co.id, Rabu 14 April 2021, mengemudi selama bulan Ramadan bukanlah pekerjaan yang mudah. Aktivitas ini tentu memerlukan konsentrasi dan fisik yang bugas.
Jika mengemudi dalam kondisi lelah, itu dapat berakibat fatal. Apalagi kamu akan melakukan perjalanan jauh, tentu perlu persiapan fisik yang prima sebelum berkendara.
Paling utama, penyakit ketika bulan puasa adalah tingginya rasa kantuk. Hal ini disebabkan karena kita harus bangun di pagi buta untuk makan sahur.
Tapi, kantuk bisa kamu siasati dengan benar. Caranya bagaimana?
Untuk itu, tidak ada salahnya ketika sahur makan yang bergizi, dan jangan lupa juga minum air putih yang cukup. Selain menjaga pola makan yang sehat, juga harus diimbangi dengan istirahat yang cukup. Ditambah lagi saat bulan Ramadhan yang membuat kamu harus berkendara dalam kondisi berpuasa.
Selain itu, jaga pola tidur yang benar usahan tetap istirahat selama 6-7 jam agar kondisi badan tetap fit apalagi ketika berkendara yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Jika menempuh perjalanan jauh, beristirahatlah setelah mengemudi selama 90-120 menit. Setelah itu, waktu mengemudi diperpendek menjadi 60-90 menit.
Terakhir saat puasa, biasanya muncul kebiasaan baru yakni buru-buru ingin sampai rumah saat berbuka puasa atau ada jadwal berbuka bersama. Oleh sebab itu, selama di perjalanan, jangan mudah terpancing emosi.
Kalau emosi bisa membuat darah ikut tidak stabil. Ingat juga ada keluarga yang menantimu tiba di rumah dengan selamat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang