Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suzuki Address, Salah Satu Motor Skutik Suzuki. (Foto: Shutterstock)
Dream – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melaporkan penjualan sepeda motor sebanyak 89.058 unit pada 2018. Penjualan kendaraan roda dua ini meningkat 24 persen dibandingkan tahun 2017 sebanyak 72.191 unit.
Menariknya, penjualan motor skutik keluaran Suzuki meroket lebih dari 100 persen pada 2018.
2W Sales and Marketing Department Head SIS, Yohan Yahya, mengatakan model-model anyar seperti All New Satria F150, NEX II, dan GSX series menjadi penyumbang terbesar penjualan motor Suzuki pada 2018.
Berdasarkan data resmi Asosiasi Industri Motor Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan All New Satria F150 terjual sebanyak 27.298 unit. Motor sporty seperti GSX R-150, GSX S-150, dan GSX 150 Bandit berkontribusi penjualan sebanyak 19.456 unit.
Khusus di kelas scooter, Suzuki sukses menjual NEX II sebanyak 31.015 unit di tahun 2018. Kontribusi NEX II mencapai 35 persen dari penjualan.
“ Pada tahun 2019, kami akan menjawab harapan dan masukan konsumen dengan menghadirkan delapan produk, program penjualan yang kompetitif, layanan purnajual, serta kegiatan menarik lainnya,” kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 5 Maret 2019.
Yohan mengatakan penjualan skutik melesat 168 persen dari 2017 yang sebanyak 14.334 unit menjadi 38.541 unit pada 2018. Penjualan motor underbone juga naik 61,7 persen menjadi 29.399 unit.
Kinerja segmen skutik dan underbone tersebut memberikan kontribusi terhadap total penjualan sepeda motor Suzuki masing-masing sebesar 43 persen dan 33 persen.
Suzuki juga membukukan ekspor kendaraan dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) dan terurai (completely knocked down/CKD). Sebanyak 2018, produsen otomotif ini mengekspor 183.434 unit dalam bentuk CKD dan CBU. Ekspornya naik 62 persen dari tahun 2017.
Hingga akhir 2018, Suzuki mengekspor 52.634 unit sepeda motor dalam bentuk CBU. Angkanya melesat dari 2017 yang sebanyak 25.586 unit.
Sementara dalam bentuk CKD, Suzuki telah mengapalkan 130.800 unit, naik pesat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 87.600 unit.
Kontribusi terbesar disumbang oleh GSX series dengan jumlah 20.548 unit. Jumlahnya meningkat 55,2 persen dari tahun 2017. Kontributor terbesar kedua adalah Address menyumbang 16.386 unit dan NEX II 10.413 unit pada 2018.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya