Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apa, Ya, Penyebab Mobil Terbakar? (Foto: Shutterstock)
Dream – Kebakaran mobil kembali terjadi akhir minggu lalu. Ada dua mobil yang terbakar, yaitu Toyota Avanza di Tol Dalam Kota depan Balai Kartini, Kuningan, Jakarta Selatan, dan bus penumpang di tol ruas Cikampek yang mengarah ke Bandung, pada Minggu 13 Januari 2019.
Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 22 Januari 2019, ada banyak faktor yang menyebabkan kebakaran mobil bisa terjadi. Yang paling banyak terjadi karena korsleting di bagian kelistrikan.
Service Manager Dealer Toyota Auto2000 Cabang Tebet, I Wayan Werta Yoga, mengatakan mobil yang terbakar, biasanya berumur lama atau sekitar delapan tahun setelah produksi.
“ Terutama mobil lama yang ngga pernah dirawat atau dicek pemiliknya. Biasanya mereka cuma mau ganti oli saja,” kata Wayan kepada Liputan6.com.
Mobil-mobil itu berusia lama dan jeroannya seperti kabel, sudah mengeras. Kelenturan dan kualitasnya juga mulai berkurang.
Dia menyarankan mobil diperiksa menyeluruh di bagian kabel-kabel setiap 20 ribu kilometer.
Wayan mengatakan mobil lama atau tua, pada dasarnya, belum tentu bermasalah selama pemilik rajin mengecek secara menyeluruh dan mengetahui bagian-bagian apa yang berpotensi korsleting.
“ Umumnya (korsleting) sering terjadi karena customer mengganti sendiri kabel dan lampu tidak sesuai standar. Seperti lampu besar tapi kabel kecil, Watt-ampere tidak sesuai dengan standarnya,” kata dia.
Wayan mengatakan kasus kebakaran dua kendaraan di atas belum diketahui pasti penyebabnya. Namun, kebakaran mobil biasanya terjadi karena kabel dan lampu tidak standar.
“ Terlebih, jika kabel dan lampu tidak standar dan tidak sesuai dengan daya terpasang," kata dia.
Kabel dan lampu pada mobil sama seperti yang ada di rumah. Harus rajin dicek secara berkala. Sebab, kabel bisa membuat getas dan struktur kabel akan berubah ketahanannya. Belum lagi kabel mengalami gesekan-gesekan saat mobil melaju, sehingga bisa terkelupas lalu terjadi korslet.
“ Korslet itu kabel dengan kabel bertemu. Tapi bisa jadi ada cairan yang menjadi korslet. Kalau korslet, ketahannya jadi lebih besar, lalu akan timbul panas, panas itu akan membuat meleleh di bagian rumah lampu,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya