Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Ingin Menerapkan Tarif 25 Persen Untuk Mobil Impor Dan Suku Cadang. (Foto: Shutterstock)
Dream – Harga mobil impor di Amerika Serikat tak lama lagi akan merangkak naik. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tak lama lagi akan menerapkan tarif mobil impor dari Eropa.
Langkah ini bertujuan untuk mendorong suatu kesepakatan perdagangan baru.
Dikutip dari Carscoops, Senin 21 Januari 2019, Ketua Komite Keuangan Senat Amerika Serikat, Charles Grassley, mengatakan Trump akan memberlakukan tarif 25 persen untuk mobil dan suku cadang impor.
“ Saya pikir Presiden cenderung melakukannya dan Eropa sangat peduli dengan tarif-tarif itu. Mungkin itu instrumen yang membuat Eropa bernegosiasi,” kata Grassley.
Kementerian Perdagangan Amerika Serikat telah memberikan rekomendasi kepada Trump pada Februari 2019. Laporan ini diberikan setelah dipanggil untuk menyelidiki impor mobil dengan alasan keamanan nasional.
Sambil menunggu hasil investigasi ini, Gedung Putih menahan diri untuk mengenakan tarif pada kendaraan Eropa dan Jepang karena melanjutkan pembicaraan kesepakatan perdagangan.
Uni Eropa saat ini mengenakan tarif 10 persen untuk kendaraan yang dibangun di luar negeri, sementara AS mengenakan pajak mobil penumpang dengan tarif 2,5 persen dan truk pickup dengan 25 persen.
Alliance of Automobile Manufactures percaya bahwa tarif akan menaikkan harga mobil impor rata-rata US$6 ribu (Rp85,12 juta).
Sejumlah besar produsen mobil telah memperingatkan Trump tentang apa yang bisa terjadi jika ia menindaklanjuti dengan ancaman tarif 25 persen.
Mereka mengklaim bahwa ini kenaikan harga akan mengakibatkan ratusan ribu kehilangan pekerjaan. Aliansi produsen ini juga menyebut impor mobil tidak mengancam keamanan nasional. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya