Foto: Komunitas 'One Day To Write'
Dream - Workshop penulisan “ One Day to Write (ODTW) Batch 1-4 berhasil menelurkan 8 buah karya kumpulan cerpen dengan judul-judul Kimi dan Buku Ajaib, Panda yang Kesepian, Ramuan Rahasia, Cermin Ajaib, Bunga Florabotanica, Serbuk Waktu, Dunia Senyum, dan The Greatest Painter.
Kesuksesan itu menuai banyak tanggapan positif dari berbagai kalangan, mulai dari sorotan media sampai masyarakat umum.
Atas keberhasilan itu dan juga banyaknya permintaan dari peserta, orangtua dan pihak sekolah, workshop menulis fiksi untuk siswa-siswi kelas 3-6 SD ini rutin dilaksanakan setiap tahunya. Diharapkan menjadi event akbar tahunan ODTW yang selalu dinanti adik-adik peserta.
Menanggapi respons positif tersebut, tim ODTW tak ragu lagi untuk kembali beraksi di depan para peserta menulis. Melalui keterangan resmi yang diterima Dream, ODTW mengatakan bahwa sejak Februari sampai 23 Maret 2019 kemarin sudah sembilan Sekolah Dasar (SD) dan 455 siswa-siswi yang berpartisipasi.

SD tersebut adalah SDI Amalina Bintaro, Semut-Semut the Natural School Depok, Azhari Islamic School Rasuna Jakarta Selatan, Mentari Intercultural School Bintaro, SD Islam Tugasku Pulomas, SDI Al Azhar 13 Rawamangun, SDS Citra Alam Jagakarsa, SDIT Insan Mandiri Jakarta, dan Sekolah Alam Tangerang.
Sedikit berbeda pada workshop sebelumnya, di penulisan “ ODTW Batch 5” kali ini, peserta distimulus untuk menggali ide dan imajinasinya melalui Jig-Saw Story Game, di mana peserta berdiskusi dengan kelompoknya masing-masing untuk membuat sebuah cerita dari gambar yang dilihatnya.

Setelah mendapatkan bekal berupa tips & tricks menulis peserta mendapatkan tantangan untuk membuat tulisan minimal sehalaman folio, yang di dalamnya terdapat unsur lingkungan.

Tahun ini peserta semakin semangat karena ODTW dan Penerbit Zikrul Hakim Bestari tidak hanya akan memilih 60 (atau lebih) peserta terbaik pertama yang memiliki karya terbaik untuk dibukukan dan diterbitkan menjadi kumpulan cerita pendek, namun akan ada juga peserta terbaik kedua dengan karyanya yang akan diterbitkan dalam bentuk e-book.

Workshop ini masih akan terus berlanjut sampai Agustus 2019 di sekitar 10 sekolah dasar terpilih lainnya. Apakah sekolah adik, anak, atau keponkan kamu yang akan didatangi ODTW? Nantikan, ya! (ism)
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
