Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Asuransi Rumah. (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, rumah merupakan aset yang paling berharga. Untuk itu, keberadaannya pun harus dijaga dengan baik.
Maka, banyak masyarakat mengasuransikan rumah mereka untuk melindungi aset mereka dari kerusakan.
Masalahnya, sekarang banyak perusahaan asuransi yang menawarkan beragam produk perlindungan rumah. Konsumen menjadi bingung untuk memilih produk asuransi yang tepat untuk huniannya.
Menurut situs jual beli properti, Lamudi, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 9 Agustus 2017, ada lima tips memilih asuransi rumah.
Pertama, memilih asuransi rumah yang memiliki rekam jejak yang jelas. Informasi itu bisa didapatkan dari teman yang pernah menggunakan perusahaan asuransi itu. Yang paling sederhana, pilih perusahaan asuransi yang telah lama berdiri karena biasanya perusahaan tersebut akan lebih tepercaya menangani klien.
Kedua, memahami dokumen polis. Sahabat Dream sebaiknya memeriksa polis dengan perlahan untuk memastikan semua ketentuan yang tertulis sesuai dengan yang diinginkan. Pastikan juga untuk membaca pasal-pasal pengecualian yang disodorkan perusahaan asuransi.
Ketiga, memperhatikan prosedur klaim. Hal ini bertujuan agar Sahabat Dream tak kesulitan mengurus klaim. Untuk itu, pelajarilah dengan seksama bagaimana proses klaim yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi.
Keempat, membuat perbandingan. Supaya mempunyai pilihan, sebaiknya bandingkan beberapa perusahaan penyedia produk asuransi rumah. Sahabat Dream juga bisa mengambil keputusan yang terbaik dari membandingkan biaya, manfaat dari bermacam perusahaan asuransi kebakaran rumah tersebut.
Kelima, melihat nilai pertanggungan. Jangan lupa memperhitungkan nilai pertanggungan, dimana nilai pertanggungan ini yang akan diterima saat klaim. Perhitungan harus cermat sesuai dengan lamanya kontrak asuransi. Janganlah sampai terjadi saat menerima uang pertanggungan, kenyataannya dana tidak bisa membiayai pembangunan rumah. (ism)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
