Ilustrasi Asuransi. (Foto: Shutterstocks)
Dream – Masih banyak orang Indonesia yang belum merasakan manfaat asuransi. Hal ini disebabkan oleh minimnya pemahaman masyarakat tentang asuransi.
Vice President of Insurance Business Cermati.com, Andreas Resha, mengatakan angka penetrasi asuransi di Indonesia tergolong kecil.
Berdasarkan survei Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada 2016, angka penetrasi asuransi di Indonesia sebesar 3 persen, sedangkan penetrasi asuransi perjalanan 5 persen.
“ Ini rendah sekali. (Ada) 95 persen masyarakat Indonesia yang belum menikmati manfaat asuransi,” kata Andreas di Jakarta, Selasa 16 Mei 2017.
Dia mengatakan pemahaman masyarakat tentang asuransi masih rendah. Ketika mendengar kata “ asuransi”, yang ada di pikiran masyarakat adalah produk keuangan yang rumit.
“ Ketika nama produk asuransi ini disebutkan, banyak yang bilang ini produk rumit dan tidak tahu cara membayar produk, klaim, dan lain-lain,” kata dia.
Andreas mengatakan Cermati.com menggandeng PT Asuransi Simas Net (Simasnet) untuk merilis program “ Bagi-bagi Perlindungan untuk Persiapan Mudik”.
Dengan program ini, masyarakat bisa mendapatkan perlindungan gratis selama 30 hari dengan nilai santunan Rp100 juta.
“ Dengan program ini, kami berharap masyarakat bisa mengetahui manfaat asuransi. Produk ini tidak rumit, sangat mudah, dan simple,” kata dia. (Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global