Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bundara Internasional Soekarno Hatta
Dream - PT Angkasa Pura I, perusahaan pengelola Bandar Udara (Bandara) milik pemerintah, melebarkan sayap bisnisnya. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan membentuk anak usaha yang bergerak di usaha penjualan dan pemasaran.
Mengutip keterangan tertulisnya, Rabu, 22 Oktober 2014, anak usaha yang diberi nama Angkasa Pura Retail ini telah didirikan sejak September 2014, sesuai akta dari Kementerian Hukum dan HAM RI dengan Nomor: AHU-26401.40.10.2014.
Anak usaha ini nantinya akan bergerak dengan usaha penjualan berbentuk Duty free, Duty Paid, Food & Beverage (F&B). Sedangkan untuk jasa pemasaran berupa komunikasi pemasaran, desain grafis, media placement dan buying, serta event activation.
Direktur Utama Angkasa Pura Retail, Teges Prita Soraya menjelaskan, sebagai langkah perdana Angkasa Pura Retail akan membuat sebuah gerai F&B berupa coffee corner, yang diberi nama REPUBLIK. Di samping beberapa gerai F&B dan retail lainnya.
Untuk proyek perdana, Angka Pura I akan segera membuka gerai di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.
"Anak usaha ini diharapkan bisa menjadi perusahaan travel retail Indonesia dengan pengakuan regional," kata Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo.
Angkasa Pura Retail mendapat modal awal sekitar Rp 50 miliar dengan komposisi kepemilikan saham dimiliki oleh Angkasa Pura I dan Angkasa Pura Hotel.
Saat ini telah ada sekitar 25 partnership brand yang akan ikut ambil bagian dalam langkah bisnis Angkasa Pura Retail, di antaranya Wakai, Timberland, Rimowa, Red&White Wine Spirits, South Dakota, Richfield, National Geographic Store, Levi’s, Tulisan, Nescafe Dolce Guto, dan beberapa brand ternama lainnya.
Ke depan, Angkasa Pura Ritel diharapkan bisa mengelola 15 persen atau sekitar 10 ribu meter persegi area komersial Bandara di bawah pengelolaan Angkasa Pura I. (Ism)
Advertisement

Memahami Apa Itu MSCI dan Dampak Klasifikasi Indonesia Sebagai Standalone Market

Danantara Itu Apa Sih? Kenali Superholding dan Negara yang Sudah Duluan Mencobanya


Shopee 11.11 Big sale Hadir dengan Beragam Keseruan, Ini 5 Cara Menikmatinya

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Rajin Olahraga Sejak Kecil Bisa Bikin Tubuh Lebih Hemat Energi Saat Dewasa, Studi Ungkap Alasannya