Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sri Mulyani Indrawati Dan Bill Gates (Instagram)
Dream - Di sela kunjungan Spring Meeting World Bank - IMF, di Washington DC, Amerika Serikat, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat memimpin pertemuan organisasi Pathways for Prosperity. Organisasi ini diprakarsai pasangan Bill & Melinda Gates Foundation dibantu Oxford University’s Blavatnik School of Government.
Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani bahkan sempat satu duduk berdekatan dengan pendiri Microsoft, Bill Gates. Di organisasi tersebut, Menkeu memang diketahui menjadi sebagai Co Chair Pathways for Prosperity.
Dikutip dari unggahan Instagram, Selasa, 24 April 2018, Sri Mulyani menjelaskan Pathways for Prosperity adalah sebuah gerakan sosial yang terdiri dari para pemimpin pemerintahan, pelaku bisnis, dan akademisi berbagai bidang yang secara aktif membahas dampak teknologi terhadap negara berkembang.
"Anggota komisioner yang hadir di Washington DC kali ini adalah Kamal Battacharya, Shanta Devarajan, Sigid Kraag dan dua direktur akademis Stevan Dercon dan Benno Ndulu," ujarnya.
Dalam beberapa kali pertemuan, organisasi ini membahas dampak dari perkembangan teknologi yang dapat mempengaruhi kebijakan publik. Hal terpenting yang dihasilkan organisasi ini adalah memberikan saran dan pendapat kepada dunia untuk mengantisipasi perkembangan teknologi sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produktifitas manusia tanpa harus mengorbankan tenaga kerja dan juga pekerjaan manusia itu sendiri.
Pertemuan antara Sri Mulyani dan Bill Gates terjadi pada sesi terakhir di Washington DC. Bill Gates, lanjut Sri Mulyani banyak memberikan pandangan tentang pentingnya peranan kualitas modal manusia (human capital) bagi masyarakat di negara maju.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
