Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BNI Syariah
Dream - Sebulan sebelum tutup buku tahun 2015, BNI Syariah tetap menunjukkan performa positif. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator yang berjalan sesuai rencana.
Salah satunya, pencapaian laba sebesar Rp 196,26 miliar pada periode Desember 2014 hingga November 2015. Laba ini naik 20,22 persen dari pencapaian periode yang sama setahun lalu sebesar Rp 163,25 miliar.
Total aset BNI Syariah juga bertambah 18,55 persen dari Rp 19,49 triliun di Desember 2014 menjadi Rp 23,11 triliun hingga November 2015. Pertumbuhan aset ini didukung pertumbuhan pembiayaan sebesar 14,61 persen dari Rp 15,04 triliun menjadi Rp 17,24 triliun.
Dari jumlah itu, pembiayaan BNI Syariah mengalir ke pembiayaan konsumtif 53,71 persen, pembiayaan produktif UKM 22,56 persen, pembiayaan komersil 15,68 persen, pembiayaan mikro 5,86 persen, dan pembiayaan kartu Hasanah Card 2,2 persen.
" Pencapaian kinerja bisnis tersebut tetap menjaga kualitas pembiayaan, yang dibuktikan dari Non Performing Financing (NPF) sebesar 2,29 persen. Masih jauh dari ambang batas yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," tutur Acep R. Jayaprawira, Risk & Compliance Director BNI Syariah, Selasa, 29 Desember 2015.
Faktor pendorong lainnya adalah penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 17,33 persen dari Rp 16,25 triliun menjadi Rp 19,06 triliun.
" Insya Allah, dengan semangat Hasanah dan dukungan dari berbagai pihak, BNI Syariah akan selalu memberikan yang terbaik sesuai kaidah untuk memberikan manfaat bagi stakeholders dan seluruh masyarakat," tandas Acep.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya